Desil Berubah, Warga Ramai-ramai Ganti Status Pekerjaan
Pelayanan di kantor Disdukcapil sejak Senin kemarin meningkat, banyak warga merubah status pekerjaan karena desil yang berubah. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--
CIREBON - Persoalan perubahan desil yang banyak dikeluhkan oleh masyarakat hampir di seluruh daerah semakin menjadi.
Pasalnya, perubahan desil tersebut berpengaruh terhadap status sosial mereka dan hak terhadap penerimaan berbagai bantuan sosial yang dikucurkan pemerintah.
Kepanikan pun sepertinya mulai terjadi, seperti dua hari terakhir ini, Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cirebon diserbu oleh warga yang membutuhkan pelayanan perubahan status kependudukan.
BACA JUGA:Kejar Updating Akta Kematian, Disdukcapil Buka Pelayanan di Kayuwalang
Kepala Disdukcapil, Andi Armawan mengakui bahwa dua hari terakhir pelayanan meningkat, kantornya dipadati oleh masyarakat yang ingin merubah status pekerjaan di data kependudukan.
"Dari Senin kemarin kantor ramai mas, warga banyak yang meminta perubahan status pekerjaan," ungkap Andi, Selasa (1/9).
Dua hari terakhir ini, lanjut Andi, pelayanan yang diberikan adalah terhadap masyarakat yang mengajukan perubahan status pekerjaan.
Para perempuan, banyak yang mengajukan perubahan dari status pekerjaan Ibu Rumah Tangga menjadu buruh harian lepas.
Termasuk untuk laki-laki, banyak yang mengajukan perubahan dari wiraswasta menjadi buruh harian lepas.
"Banyak yang dari IRT merubah menjadi buruh harian lepas, dari wiraswasta jadi buruh harian lepas, saya sempat tanya, mereka tujuannya mereka mau merubah desil, katanya dari desil 2 jadi desil 6 atau 7," jelas Andi.
BACA JUGA:Daftar Puncak Hujan Meteor yang Bisa Diamati dari Indonesia
Kepada masyarakat yang datang ke kantornya untuk merubah status pekerjaan dalam dokumen kependudukan karena alasan desil, kata Andi, ia pun tidak bisa menjelaskan lebih lanjut kepada masyarakat bahwa dasar penentuan desil bukan dari status di KTP, karena kewenangan menjelaskan terkait hal itu bukan di Disdukcapil.
"Semua data memang bermula dari data dari kami di kependudukan, tapi untuk sektor sosial itu bukan di kami," sebut Andi.
Sumber: