Hasil Mpl id S18 : RRQ Hoshi Gagal Lolos Playoff

Hasil Mpl id S18 : RRQ Hoshi Gagal Lolos Playoff

Roster RRQ Hoshi. Foto:ISTIMEWA/Rakcer.disway.id--

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Panggung persaingan teratas Mobile Legends: Bang Bang di Indonesia, MPL ID Season 18, sekali lagi memberikan kabar pahit bagi para penggemar esports lokal.

Tim yang dikenal dengan julukan "Raja dari Semua Raja", RRQ Hoshi, dipastikan tidak akan melanjutkan ke fase playoff.

Keputusan ini menjadi tamparan keras karena RRQ Hoshi adalah salah satu organisasi esports terkemuka yang sebelumnya selalu menguasai arena MPL Indonesia.

MPL ID Season 18 (MPL ID S18) Minggu ke-8 telah berakhir pada hari Minggu (11/10/2026). Sembilan pertandingan yang dilangsungkan selama tiga hari membawa perubahan signifikan dalam perlombaan menuju fase playoff.

BACA JUGA:Jadwal FIFA Matchday Indonesia : Yordania Fiks Siapakah Lawan Satunya?

Perjalanan Menyakitkan di Musim Reguler

Kinerja RRQ Hoshi selama fase Musim Reguler MPL ID Musim 18 dapat dikatakan tidak konsisten. Dalam perjalanan minggu demi minggu yang sarat tekanan, tim RRQ Hoshi mengalami kesulitan dalam mencari ritme permainan terbaik mereka saat melawan tim-tim elit maupun tim-tim biasa yang bermain agresif.

Saat memasuki minggu-minggu krusial, pertandingan penentuan Royal Derby melawan rival abadi, ONIC Esports, menjadi momen penting bagi nasib RRQ Hoshi.

Pertarungan sengit yang dimainkan dalam format Best of 3 (Bo3) tersebut akhirnya dimenangkan oleh ONIC dengan selisih tipis 2-1. Kekalahan ini menutup peluang matematis RRQ Hoshi untuk masuk ke enam besar klasemen batas aman untuk memperoleh tiket ke babak playoff.

Dengan catatan hasil pertandingan yang merosot di dasar klasemen, RRQ Hoshi harus menyerahkan tiket babak gugur kepada tim-tim pesaing seperti NAVI, Team Liquid ID, Alter Ego, Bigetron by Vitality, EVOS, dan ONIC.

Luka Lama yang Kembali Terulang

BACA JUGA:Syarat dan Panduan Cara Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan 100% Online

Kegagalan pada babak regular kali ini seolah mempertegas bahwa RRQ Hoshi belum berhasil keluar dari masa-masa sulitnya. Terhitung sejak Season 16, 17, hingga 18, tim raksasa ini secara konsisten harus merelakan tiket playoff melayang dalam tiga musim beruntun.

Rapor Merah Sang Raja:

  • Season 16: Finis di urutan ke-7 dan mencatatkan rekor kelam pertama dalam sejarah tim karena tak lolos playoff.
  • Season 17: Menjadi musim terburuk dengan bertengger di posisi juru kunci (peringkat ke-9) dan cuma mampu menang 2 kali.
  • Season 18: Tak sanggup mengumpulkan cukup poin, memaksa mereka kembali tersingkir lebih awal di fase Regular Season.

Evaluasi Total Jadi Keharusan

Kegagalan menembus babak playoff selama tiga musim beruntun menegaskan bahwa pembenahan mendasar harus segera dilakukan.

Hasil buruk ini menjadi alarm keras bagi manajemen dan tim pelatih RRQ Hoshi untuk segera merombak susunan pemain serta memperbarui strategi bertanding.

Sumber: