Pertanyakan Status Kepegawaian, Fitrah Minta Honorer Bersabar

Kamis 24-07-2025,17:30 WIB
Reporter : Asep Saepul Mielah
Editor : Rifki Nurcholis

BACA JUGA:Desa Ambulu Terancam Tenggelam!

"Sampai Oktober mudah-mudahan bisa menerima SK, 236 orang yang akan kita berikan SK, baru setelah itu R2 dan R3," ungkap Sri. 

Untuk data sendiri, disebutkan Sri, di Kota Cirebon, 1.945 pegawan honorer sudah masuk pangkalan database dan sudah dikunci BKN, namun, data keseluruhan mencapai 3.472, dengan 1.527 pegawai yang belum masuk database BKN, atau disebut R4. 

Dari 1.945, 548 diantaranya sudah sudah diangkat dan masuk PPPK penuh waktu, sisanya, terdiri dari 531 yang berstatus R2, R3 dan R3B, ditambah tampungan sebanyak 71, akan diusulkan kemudian menjadi PPPK paruh waktu. 

BACA JUGA:Gaji Melalui BRI, Hidup Lebih Mudah: Kisah Nurul Aina, Nasabah Bank Rakyat Indonesia

"Ini akan diselesaikan untuk paruh waktu. Waktu nya kapan, kita akan menunggu pusat," sebut Sri.

Sementara itu, dari 1.527 yang belum masuk database, 423 diantaranya sudah masuk di pengangkatan, baik CPNS maupun PPPK, dan 129 dinyatakan tidak aktif, sehingga jumlahnya tinggal 975.

Maka, kedepan yang menjadi PR Pemkot, adalah pegawai honorer yang 975 R4, ditambah 602 pegawai yang sudah masuk data BKN namun belum diangkat, yakni 1577 orang. 

BACA JUGA:Panduan Lengkap Mengakses SABRINA BRI: Layanan Perbankan di Genggaman Tangan

"Sisa dari data yang masuk BKN, akan diusahakan masuk di paruh waktu, dan untuk yang 975, kita menunggu kebijakan lebih lanjut," jelas Sri. 

"Sambil menunggu kebijakan dari pusat, kita melihat kemampuan keuangan daerah, jadi bertahap, kami mohon bersabar, kepada yang sudah bertahun-tahun mengabdi. Kita berdoa agar pemerintah pusat bisa menyelesaikan seluruh non ASN ini," kata Sri. (sep) 

Kategori :