Walikota Tinjau Perbaikan Jembatan Lebak Ngok, Target Rampung Secepatnya

Walikota Tinjau Perbaikan Jembatan Lebak Ngok, Target Rampung Secepatnya

PERBAIKAN. Walikota Cirebon, Effendi Edo sedang meninjau perbaikan Jembatan Lebak Ngok Argasunya, Selasa (3/3).-ISTIMEWA/RAKYATCIREBON.DISWAY.ID-

CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Perbaikan jembatan di Lebak Ngok, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon terus dikebut. Pada Selasa (3/2), Walikota Cirebon, Effendi Edo, bersama jajaran dinas terkait, kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung serta anggota DPRD Kota Cirebon meninjau langsung lokasi pengerjaan.

Dalam peninjauan tersebut, Walikota Cirebon, Effendi Edo menyampaikan, progres pekerjaan penanggulangan alur sungai telah mencapai hampir 100 meter. Penanggulan dilakukan untuk mengalihkan aliran sungai ke sisi kiri agar tidak lagi menghantam badan jalan yang sebelumnya mengalami longsor.

“Alhamdulillah hari ini saya melihat langsung pengerjaan yang dilakukan oleh teman-teman BBWS, DPRKP, dan PUTR. Sudah hampir 100 meter penanggulan untuk mengalihkan aliran sungai ke kiri, sehingga ke depan tidak lagi menghantam kondisi jalan yang longsor ini,” ujarnya.

Ia berharap proses perbaikan jembatan di Lebak Ngok dapat rampung dalam beberapa minggu ke depan. Setelah penanggulangan dari BBWS selesai, DPRKP dan Dinas PUTR akan segera membangun sandaran jalan serta melakukan perbaikan badan jalan yang terdampak.

“Mudah-mudahan minggu ini sudah bisa dimulai perbaikan jalannya. Karena saat ini masih menunggu proses pengadaan barang dan jasa,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Dwi Agus Kuncoro menjelaskan, kerusakan yang terjadi tidak terlepas dari faktor alam, terutama sedimentasi sungai yang memang sulit dihindari.

“Pekerjaan ini kami lakukan untuk mengarahkan arus sungai agar tidak ke kanan atau ke kiri, tetapi lurus masuk ke kolong jembatan. Dengan begitu daya rusaknya menjadi lebih kecil,” jelasnya.

Menurutnya, penanganan dilakukan dengan menumpuk material di tebing sebelah kiri guna memperkuat bagian yang tergerus arus.

"Normalisasi sungai dilakukan sepanjang kurang lebih 50 hingga 100 meter dari titik jembatan yang rusak hingga ke arah hulu, terutama di area tikungan sungai agar aliran air dapat kembali lurus," tambahnya.

Pekerjaan tersebut menggunakan satu alat berat untuk mempercepat proses serta meminimalisasi potensi kerusakan lanjutan. BBWS juga membuka ruang koordinasi dengan pemerintah daerah terkait dukungan administrasi maupun operasional.

Dwi Agus menyebut, apabila tidak ada kendala, khususnya menjelang libur Lebaran, pekerjaan pengalihan arus sungai di Lebak Ngok ditargetkan rampung pada April mendatang. "Insha Allah April selesai jika memang tidak ada kendala," pungkasnya. (its)

Sumber:

Berita Terkait