Dapur MBG Rajawali diketahui melayani 3.905 penerima manfaat setiap harinya, mencakup lima sekolah dan lima posyandu di wilayah Harjamukti, termasuk SMA 3, SMP 6 dan 7, serta TK Pertiwi. Pengiriman makanan dilakukan setiap pagi antara pukul 07.00 hingga 10.00 WIB.
Perwakilan Yayasan Pesarean Buyut Kilayaman, Deni, juga menegaskan bahwa mereka sudah menjalankan pelatihan dan sertifikasi penjamah makanan. Semua relawan yang menangani makanan telah mengikuti prosedur dari Dinas Kesehatan dan rutin diperiksa dua minggu sekali.
"Memang belum semua proses selesai, karena MBG ini baru berjalan sebulan. Tapi semua tahapan kami ikuti. Ini hanya soal waktu," ungkapnya.
Meski sempat timbul masalah bau limbah, pengelola MBG Rajawali telah menunjukkan komitmen untuk segera melakukan perbaikan dan terus menjalin komunikasi dengan warga serta pemerintah.
Diharapkan ke depan, pelayanan MBG tetap dapat berjalan dengan lancar dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar. (its)