Walikota Cirebon, Effendi Edo Ikut Turun Tertibkan Kabel Semrawut

Walikota Cirebon, Effendi Edo Ikut Turun Tertibkan Kabel Semrawut

PERAPIHAN. Walikota Cirebon, Effendi Edo beserta jajarannya menertibkan kabel semrawut, sebagai prioritas keamanan dan estetika kota.-ISTIMEWA/RAKYATCIREBON.DISWAY.ID-

 

CIREBON, RAKYAT CIREBON.DISWAY.ID - Walikota Cirebon, Effendi Edo meninjau langsung penataan kabel telekomunikasi sebagai langkah awal merapikan wajah kota, Kamis (19/2).

 

Bagi Edo, keselamatan warga dan keindahan tata ruang bukan sekadar target pembangunan, melainkan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan hadir di lapangan, memastikan setiap proses berjalan tertib, aman, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Didampingi jajaran Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon dan perangkat daerah terkait serta perwakilan operator, Edo menyampaikan, penataan kabel ini akan berlangsung secara bertahap selama beberapa bulan ke depan.

 

"Karena hari ini bertepatan dengan awal puasa, ini juga menjadi awal untuk perapihan kabel di Kota Cirebon. Insyaallah, mulai hari ini dan beberapa bulan ke depan, kita targetkan kurang lebih satu kilometer per hari saat pelaksanaan," ujar Edo saat ditemui awak media, Kamis (19/2).

 

Ia mengungkapkan, pekerjaan perapihan kabel semrawut akan dilakukan satu minggu sekali, dengan capaian sekitar 1 hingga 1,5 kilometer dalam satu hari kerja. Mulai pagi hingga siang. Pada tahap awal, terdapat sembilan ruas jalan yang menjadi prioritas untuk dirapikan.

 

“Secara keseluruhan, panjang kabel yang akan ditata pada tahap awal ini diperkirakan mencapai kurang lebih 15 kilometer di wilayah Kota Cirebon,” ungkapnya.

 

Dia menjelaskan, fokus utama saat ini adalah perapihan kabel yang semrawut di atas permukaan. Setelah itu, Pemerintah Kota akan menyiapkan infrastruktur ducting sebagai jalur kabel bawah tanah.

 

"Pemotongan kabel dilakukan manakala infrastruktur untuk pemindahan kabel di bawah tanah sudah siap. Jadi kita rapikan dulu, siapkan ducting, baru kemudian kabel yang di atas dipotong dan dipindahkan ke bawah," jelasnya.

 

Edo juga menekankan langkah ini telah melalui kajian dan studi banding ke sejumlah daerah yang lebih dahulu melaksanakan penataan serupa.

 

"Kami sudah berkunjung ke Kota Bandung dan Kota Bogor. Alhamdulillah, tidak ada keluhan terkait gangguan jaringan internet di rumah-rumah warga. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir," tegasnya.

 

Saat ini, tercatat kurang lebih 18 operator telekomunikasi yang beroperasi di Kota Cirebon, meskipun tidak semua ruas jalan dilintasi jumlah operator yang sama. Penataan dilakukan secara terkoordinasi agar tidak menimbulkan gangguan layanan.

 

"Yang jelas, ke depan di Kota Cirebon tidak ada lagi kabel-kabel yang semrawut seperti yang terlihat sekarang," imbuhnya.

 

Sementara itu, pelaksanaan teknis perapihan kabel dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL).

 

Ketua Korwil APJATEL Jawa Barat, Yudiana Arifin menyampaikan, agenda hari ini merupakan tindak lanjut atas arahan Walikota yang didisposisikan melalui perangkat daerah terkait untuk penataan jangka pendek.

Sumber: