Laptop gaming itu harus keren, tapi lebih penting lagi: harus dingin.
-
Acer Helios Neo:
Desainnya agak lebih "gahar" dan futuristik, dengan banyak ventilasi besar dan aksen Predator yang kental. Sistem cooling mereka (AeroBlade Fan generasi terbaru) terkenal sangat agresif. Efeknya? Laptop bisa bekerja di suhu yang aman, tapi suara kipasnya saat sesi gaming berat bisa dibilang agak berisik.
-
ASUS ROG Strix:
ROG Strix tampil lebih sleek dan stylish, dengan garis desain modern yang enggak terlalu berlebihan (kecuali lampu RGB-nya).
ASUS unggul di desain thermal yang lebih matang, seringkali menggunakan liquid metal (untuk CPU) yang membantu meredam panas lebih baik. Hasilnya, performa stabil dengan tingkat kebisingan yang sedikit lebih rendah.
Ronde 4: Harga dan Value (Perang Harga)
Ini dia penentu utama di kelas mid-range.
Secara historis, Acer Predator Helios Neo seringkali masuk ke pasar dengan harga lebih murah sekitar 5-10% dibandingkan ASUS ROG Strix dengan spek yang nyaris setara.
Helios Neo cenderung menawarkan value for money terbaik: kamu dapat GPU powerfull di harga yang paling bersahabat. Sementara itu, ROG Strix menuntut sedikit extra karena kamu juga membayar ekosistem ROG, desain yang lebih premium, dan cooling system yang sedikit lebih rapi.
Putusan Akhir: Raja Mid-Range 2025 Jatuh ke Siapa?
Jawabannya tergantung prioritasmu, Sob:
-
Pilih Acer Predator Helios Neo
Jika: Kamu Gamer Purity. Kamu mau framerate tertinggi yang bisa kamu dapatkan dengan budget tertentu, dan kamu enggak masalah dengan desain yang agak mencolok atau suara kipas yang bersemangat. Helios Neo adalah mesin performa tanpa banyak basa-basi.
-
Pilih ASUS ROG Strix
Jika: Kamu Gamer yang Stylish. Kamu butuh laptop yang desainnya lebih catchy, sistem cooling-nya lebih teruji, dan kamu menghargai kualitas layar (terutama opsi OLED) serta ekosistem ROG yang terintegrasi. ROG Strix adalah paket lengkap buat gamer yang juga profesional.