Kekurangan utamanya adalah kurang mobile. Agak berat, besar, dan butuh colokan listrik jika dipakai lama. Bukan pilihan ideal untuk belajar sambil berdiri di bis atau di tengah keramaian. Tentu saja, biaya investasinya juga lebih tinggi.
Laptop paling efektif untuk mengetik tugas panjang, riset mendalam, coding, desain grafis, dan software khusus jurusan.
BACA JUGA:Daftar Gadget yang Mendominasi Pasar 2025: Mulai dari Ponsel Lipat hingga Tablet Pintar
Jadi, Mana yang Terbaik?
Sebenarnya, enggak ada satu gadget yang juara mutlak. Efektivitasnya tergantung pada kebutuhan dan jenis kegiatan belajar kalian.
Kalau kalian sedang mengerjakan skripsi atau riset mendalam yang butuh banyak software dibuka, jelas Laptop adalah kuncinya. Jika kalian banyak mencatat dari ceramah atau membaca jurnal tebal sambil menandai, ambil Tablet. Tapi kalau kalian cuma butuh akses cepat ke e-book atau diskusi grup saat di perjalanan, Smartphone sudah cukup.
Idealnya, pelajar modern membutuhkan kombinasi dari ketiganya: Laptop untuk kerja berat, Tablet untuk note-taking interaktif, dan Smartphone untuk akses instan.
Sekarang, coba deh cek budget dan prioritas belajar kalian. Pilih yang paling cocok, dan selamat belajar!