UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Siapkan FASTIH, Perkuat Sains dan Industri Halal
Rektor Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC), Prof Dr H Aan Jaelani MAg menegaskan, transformasi kelembagaan perguruan tinggi bukan sekadar perubahan administratif, melainkan langkah strategis untuk merespons perkembangan zaman ya-ISTIMEWA/RAKYATCIREBON.DISWAY.ID-
CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Transformasi kelembagaan perguruan tinggi bukan sekadar perubahan administratif, melainkan langkah strategis dalam merespons dinamika zaman yang terus berkembang. Perguruan tinggi dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan masyarakat global yang semakin kompleks.
Rektor Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC), Prof Dr H Aan Jaelani MAg menegaskan, transformasi kelembagaan perguruan tinggi bukan sekadar perubahan administratif, melainkan langkah strategis untuk merespons perkembangan zaman yang semakin dinamis.
Menurutnya, perguruan tinggi saat ini dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan masyarakat global yang semakin kompleks.
Transformasi dari Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon (IAIN) menjadi Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2024 pada 21 Mei 2024 menjadi momentum penting dalam memperkuat peran perguruan tinggi Islam di era digital.
“Perubahan status ini tidak hanya menandai perluasan mandat akademik, tetapi juga menegaskan komitmen institusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan peradaban yang berbasis pada nilai-nilai Islam,” ujar Aan.
Sebagai universitas berbasis siber, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan mampu menghadirkan model pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kemaslahatan umat.
Pembentukan FASTIH UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
Dalam rangka mendukung transformasi tersebut, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon merencanakan pembentukan Fakultas Sains, Teknologi, dan Industri Halal (FASTIH).
Fakultas ini diproyeksikan menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan era transformasi digital serta perkembangan ekonomi berbasis inovasi.
Selain itu, meningkatnya kesadaran masyarakat global terhadap produk halal juga menjadi peluang besar bagi dunia pendidikan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang tersebut.
Sektor industri halal saat ini berkembang pesat di tingkat global. Di Indonesia, penguatan sektor ini juga didukung oleh implementasi Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal serta kebijakan mandatori halal yang akan diberlakukan secara penuh pada tahun 2026.
Tiga Program Studi Awal FASTIH
Pada tahap awal, FASTIH akan menaungi tiga program studi yang telah berjalan di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yaitu S1 Informatika, S1 Matematika, dan S1 Bioteknologi.
Ketiga program studi tersebut dinilai memiliki peran penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan di sektor hulu, khususnya pada bidang komputasi, analisis data, serta inovasi bioteknologi.
Bidang informatika berperan dalam pengembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, dan sistem informasi. Sementara matematika menjadi fondasi dalam analisis data, pemodelan sistem, serta pengembangan algoritma. Adapun bioteknologi berkontribusi dalam inovasi pengolahan bahan hayati, termasuk pengembangan produk pangan dan farmasi yang berkaitan dengan industri halal.
Penguatan Ekosistem Industri Halal
Ke depan, FASTIH juga direncanakan membuka sejumlah program studi baru yang berorientasi pada hilirisasi industri. Beberapa bidang yang diproyeksikan antara lain teknik industri, teknologi pengolahan hasil pertanian, serta teknologi pengolahan hasil perikanan.
Pendekatan ini bertujuan membangun ekosistem akademik yang terintegrasi dari proses hulu hingga hilir. Perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu mendorong hilirisasi hasil riset menjadi produk dan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat serta dunia industri.
Penguatan Komitmen Akademik
Sumber: