4 Juta Penumpang Pakai Kereta Api Selama 2025

Rabu 14-01-2026,14:50 WIB
Reporter : Asep Saepul Mielah
Editor : Rifki Nurcholis

CIREBON - Moda transportasi Kereta Api masih menjadi pilihan masyarakat dalam melakukan perjalanan. 

Terbukti, selama tahun 2025 saja, PT KAI Daerah Operasi 3 Cirebon mencatatkan total ada 4.046.039 penumpang yang menggunakan KA, baik datang maupun berangkat ke dan dari Cirebon. 

Bahkan, dalam catatan, terdapat peningkatan sebesar 4,22 persen dibandingkan tahun 2024 karena pada tahun 2024 lalu, hanya terdata ada 3.882.337 penumpang. 

BACA JUGA:Pemkot Akan Rapikan Kabel-kabel Internet yang Semrawut

4.046.039 penumpang selama tahun 2025 tersebut, terdiri dari 2.059.697 orang yang berangkat, dan 1.986.342 orang penumpang yang datang. 

Jika dirinci, puncak kepadatan penumpang terjadi pada bulan April 2025, saat momen libur Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran, dengan 223.941 penumpang berangkat dan 176.260 penumpang tiba.

Untuk diketahui, wilayah Daop 3 Cirebon ini melayani angkutan penumpang di 13 stasiun, dimana tercatat 5 Stasiun yang melayani pelanggan tertinggi, yaitu Stasiun Cirebon mencatatkan jumlah keberangkatan dan kedatangan tertinggi sebanyak 1.610.225 penumpang, Stasiun Cirebonprujakan melayani 675.796 penumpang, Stasiun Jatibarang melayani 564.230 penumpang, Stasiun Brebes melayani 400.861 penumpang dan Stasiun Haurgeulis melayani 265.861 penumpang. 

BACA JUGA:Harga All Varian Motor Honda Beat 150 Beserta Angsurannya

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin menduga, peningkatan kebiasaan masyarakat dalam menggunakan kereta api ini didorong oleh semakin tingginya kesadaran akan manfaat kereta api sebagai moda transportasi yang lebih ramah lingkungan dan efisien dari sisi ketepatan waktu. 

"Semakin banyak orang yang memilih kereta api karena merasa bahwa kereta api memberikan ketepatan waktu, baik keberangkatan maupun kedatangan," ungkap Muhibbuddin. 

Secara tidak langsung, lanjut Muhibbuddin, peningkatan angka penumpang KA ini berpengaruh pada kunjungan wisatawan di daerah, khususnya di Kota Cirebon. 

BACA JUGA:Jangan Asal Jual! Pahami Selisih Harga Buyback Emas di Pegadaian Agar Investasi Tetap Cuan

Karena setidaknya, angka kedatangan dari moda transportasi KA, sebagai salah satu akses pintu masuk Cirebon ini, dimanfaatkan oleh para wisatawan yang ingin mengunjungi Kota Wali dengan secara destinasi wisata nya, baik wisata religi, maupun wisata kuliner. 

"KA menjadi moda transportasi yang terintegrasi. Ini berdampak positif terhadap pariwisata dan ekonomi daerah, sekaligus memberikan kenyamanan dan kemudahan dalam perjalanan," jelas Muhibbuddin.

Ditambahkan Muhibbuddin pihaknya terus berupaya meningkatkan keandalan prasarana hingga menjaga on time performance (OTP) lebih optimal.

Kategori :