RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Evolusi kendaraan listrik (EV) di bawah bendera BYD Group seakan tidak ada habisnya.
Setelah sukses memposisikan Denza sebagai sub-brand mewah melalui model D9 dan N7, kini sorotan tertuju pada Denza B5.
Sebagai pendatang baru yang diproyeksikan mengisi segmen SUV premium, pertanyaan besarnya bukan lagi sekadar kapan ia meluncur, melainkan seberapa canggih teknologi yang diusungnya untuk bisa bersaing dengan dominasi brand Eropa dan Tesla.
Salah satu topik yang paling hangat diperbincangkan di kalangan pemerhati otomotif adalah potensi penggunaan Sistem Lidar dan arsitektur terbaru e-Platform 3.0 Evo.
BACA JUGA:Bocoran Denza B5, SUV Listrik Terbaru BYD yang Siap Mengguncang Pasar Indonesia
Jika kedua teknologi ini benar-benar dibenamkan, Denza B5 bukan hanya sekadar mobil listrik biasa, melainkan sebuah "komputer berjalan" dengan kemampuan swakemudi tingkat tinggi.
Arsitektur e-Platform 3.0 Evo
Selama ini, e-Platform 3.0 milik BYD telah dikenal sebagai salah satu basis terbaik untuk efisiensi baterai dan keamanan tabrakan.
Namun, untuk Denza B5, spekulasi mengarah pada penggunaan versi "Evo". Apa perbedaannya?
Versi Evo fokus pada integrasi yang lebih dalam antara perangkat keras dan perangkat lunak.
Teknologi CTB (Cell-to-Body) yang lebih mutakhir memungkinkan baterai menjadi bagian integral dari struktur sasis, yang tidak hanya meningkatkan kekakuan torsi mobil, tetapi juga memberikan ruang kabin yang lebih luas.
BACA JUGA:Estimasi Gaji Sopir SPPG di Program Badan Gizi Nasional 2026
Selain itu, sistem penggerak listrik 12-in-1 yang diprediksi hadir akan membuat distribusi tenaga jauh lebih instan dan efisien dibandingkan generasi sebelumnya.
Bagi konsumen, ini berarti akselerasi yang lebih halus namun bertenaga, serta manajemen panas baterai yang lebih mumpuni saat pengisian daya cepat (fast charging).
Lidar (Light Detection and Ranging)
Bergeser ke sektor keselamatan dan navigasi, kehadiran sensor Lidar pada Denza B5 menjadi spekulasi yang paling menarik.
Mengapa? Karena di kelas SUV mewah, kemampuan Autonomous Driving sudah menjadi standar baru.