Puluhan Rumah di Komplek Drosia Retak, Warga Khawatir Longsor

Senin 09-02-2026,18:30 WIB
Reporter : Zezen Zaenudin Ali
Editor : Rifki Nurcholis

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Puluhan rumah di Perumahan Kota Baru Keandra, Komplek Drosia, Desa Sindangjawa, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, retak-retak. Diduga penyebabnya akibat konstruksi kurang baik.

Ketua RT 04, Ikbal, mengatakan keretakan pertama kali muncul pada November 2025. Warga segera melapor ke pihak developer, yang kemudian meninjau lokasi Sabtu lalu (7/2).

BACA JUGA:PCNU Kabupaten Cirebon Rayakan Satu Abad NU dengan Istighosah dan 100 Tumpeng

BACA JUGA:Dinsos Salurkan Makanan untuk 500 Warga Terdampak Banjir Gunungjati

Developer menjanjikan perbaikan. Namun hingga kini belum ada tindakan. Saat ini, sekitar 15 rumah menunjukkan kerusakan yang cukup parah. Bahkan salah satu rumah sudah mengalami longsor di bagian belakang.

BACA JUGA:Banjir Kiriman dari Sungai Cipager dan Curah Hujan Tinggi di Sumber, Tiga RT di Desa Dawuan Terdampak

“Jika tidak segera ditangani, rumah lainnya berisiko mengalami longsor serupa,” ujar Ikbal.

BACA JUGA:Diduga Langgar Tata Ruang, DPRD Pertanyakan Kemudahan Izin Perumahan City Land

BACA JUGA:Perumahan City Land Sumber Diduga Langgar RTRW, DPRD Akan Cek ke Lapangan

Warga juga mengkhawatirkan kondisi jalan akses perumahan dan tiang listrik yang mulai miring.

BACA JUGA:Mau Pesan Suzuki Vitara di IIMS 2026? Simak Promo Servis Gratis dan Jadwal Pengiriman Unitnya

Pihak developer mengklaim tanah perumahan labil dan terdapat saluran air sedalam 30 meter. Kendati demikian, pihak pengembang tidak bisa menunjukkan bukti terkait klaim tersebut.

BACA JUGA:Warga PCL Mendesak Developer Menyerahkan Aset PSU

BACA JUGA:Warga Perumnas Bumi Arum Sari Sambut Baik Kesepakatan Serah Terima PSU

Salah satu warga, Gagah, menambahkan, drainase perumahan tidak berfungsi dengan baik. Kemudian material urug yang digunakan bercampur tanah lumpur.

BACA JUGA:HPN 2026 di Kuningan, Polri-Pers Satu Barisan Tangkal Hoaks hingga Gelar Aksi Sosial

"Sehingga tidak kuat menahan air. Jika penanganan dilakukan sejak awal, kerusakan ini bisa dicegah," katanya.

BACA JUGA:Warga Perumnas Bumi Arum Sari Ancam Demo BKAD, Desak Percepat Pencatatan Serah Terima PSU

BACA JUGA:Harjamukti Satu-satunya Kecamatan yang Clear and Clean dari PSU

Akibat kondisi tersebut, warga merasa dirugikan secara materi dan psikologis. Mereka mendesak developer segera bertanggung jawab dan melakukan perbaikan menyeluruh. (zen)

Kategori :