Demo, Ini Tuntutan Aliansi BEM Cirebon Raya di Balai Kota
Demo Aliansi BEM Cirebon Raya, tuntut evaluasi kinerja kepala daerah, Jumat (27/02)--(Rakyat Cirebon)
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID, CIREBON - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Cirebon Raya menggelar aksi demonstrasi di Bale Kota Cirebon, Jumat sore, (27/02/2026). Aksi yang berlangsung hingga pukul 16.30 WIB itu menyoroti evaluasi kinerja Pemerintah Kota Cirebon, khususnya Walikota dan Wakil Walikota Effendi Edo, S.A.P., M.Si. - Siti Farida Rosmawati, S.Pd.I.
Koordinator lapangan aksi, Sandi, usai aksi menerangkan, mahasiswa memiliki penilaian kepada sejumlah kebijakan dan regulasi pemerintah daerah, berdampak langsung terhadap masyarakat. Menurutnya, berbagai persoalan publik justru semakin menumpuk dan belum ditangani secara serius.
“Kami menuntut evaluasi kinerja Walikota dan Wakil Walikota. Banyak kebijakan yang perlu ditinjau ulang karena menimbulkan keresahan di masyarakat,” ujarnya.
Aliansi BEM juga menyatakan kekecewaan, kerena Walikota dan Wakil Walikota tidak hadir dalam aksi tersebut. Padahal, kata Sandi, sebelumnya telah ada jadwal pertemuan dengan massa aksi. Namun, hingga demonstrasi berlangsung, perwakilan yang menemui mahasiswa hanya Sekretaris Daerah.
“Kami kecewa karena tidak ditemui langsung. Alasannya disebut ada tugas dari pusat, padahal sebelumnya sudah dijanjikan bertemu,” katanya.
Dalam aksinya, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan, mulai dari persoalan pendidikan, kesejahteraan guru honorer, tata ruang dan lingkungan, minimnya kejelasan ruang terbuka hijau, hingga keterbukaan informasi publik. Mereka juga menyoroti persoalan pengelolaan sampah di TPA Kopi Luhur yang dinilai tak kunjung tuntas dan berdampak langsung pada warga sekitar.
Selain itu, mahasiswa mendesak penyelesaian masalah drainase dan banjir yang masih kerap terjadi di sejumlah titik Kota Cirebon. Isu kepadatan penduduk, ketimpangan wilayah, serta zonasi bangunan juga menjadi perhatian, terutama masih ditemukannya kawasan pendidikan yang berdekatan dengan lokasi hiburan malam.
Dari hasil komunikasi dengan Sekda, Aliansi BEM Cirebon Raya dijanjikan dialog langsung dengan Walikota pada 4 Maret mendatang. Meski demikian, mahasiswa menegaskan akan kembali turun ke jalan dengan massa yang lebih besar jika pertemuan tersebut kembali diabaikan.
Aksi kemarin diikuti perwakilan BEM dari 10 perguruan tinggi di Cirebon Raya, yakni UGJ, UMC, UIN, UNTAG, UNU, ILBBC, ALBIRUNI, STIKOM, UCIC, dan IKMI CIREBON. (Bud)
Sumber: