CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Doa niat sahur menjadi bagian penting sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Meski niat sejatinya ada di dalam hati, banyak umat Muslim yang melafalkannya agar sadar bahwa esok hari akan menjalankan puasa wajib.
Sahur sendiri dianjurkan dalam Islam karena mengandung keberkahan. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk bersahur meskipun hanya dengan seteguk air.
Selain sebagai bekal energi sebelum menahan lapar dan haus seharian, sahur juga menjadi momen untuk memperbarui niat puasa agar ibadah yang dijalankan sah dan bernilai di sisi Allah SWT.
BACA JUGA:Promo Belanja di Yogya 20-22 Februari ABC Squash All Variant Beli 4 Hanya Rp 40.000
Secara umum, niat berarti keinginan atau tekad di dalam hati untuk melakukan suatu ibadah. Dalam puasa Ramadan, niat wajib dilakukan pada malam hari hingga sebelum terbit fajar.
Artinya, selama seseorang sudah berniat di hati sebelum waktu Subuh, maka puasanya sah. Namun, melafalkan niat sering kali membantu seseorang lebih fokus dan tidak ragu saat memulai puasa.
Adapun lafadz doa niat sahur yang sering dibaca adalah:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَ
“Wa nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi Ramadan lillaahi ta’aala.”
Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban Ramadan karena Allah Ta’ala.”
Doa tersebut biasanya dibacakan setelah selesai makan sahur dan sebelum azan Subuh berkumandang. Waktu inilah yang menjadi batas akhir sahur.
Setelah fajar terbit, maka dimulailah kewajiban menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa. Membaca doa niat sahur memiliki beberapa hikmah.