Baik PNS maupun PPPK sama-sama berhak atas kenaikan gaji berkala setiap dua tahun sekali, selama memenuhi syarat nilai kinerja yang baik.
Artinya, jika hanya melihat angka murni pada slip gaji pokok pertama, guru PPPK seringkali menang tipis dibandingkan rekan mereka yang baru diangkat sebagai PNS.
BACA JUGA:Bukan Hanya Gaji Pokok! Ini Daftar 7 Tunjangan Guru PPPK 2026 dan Simulasinya
Tunjangan dan Take Home Pay
Penghasilan seorang guru tidak hanya berhenti di gaji pokok. Komponen tunjanganlah yang sebenarnya menentukan berapa penghasilan Anda.
- Tunjangan Keluarga dan Pangan: Kabar baiknya, skema ini identik. Baik guru PNS maupun PPPK mendapatkan tunjangan suami/istri (10%), tunjangan anak (2% per anak, maksimal 2), dan tunjangan beras.
- Tunjangan Sertifikasi (TPG): Jika sudah bersertifikasi, keduanya berhak atas tambahan 1x gaji pokok. Karena gaji pokok PPPK sedikit lebih tinggi, maka otomatis nilai tunjangan sertifikasinya pun ikut terkerek lebih besar.
- Tunjangan Kinerja (Tukin) atau TPP: Besaran ini sangat tergantung pada instansi pusat atau pemerintah daerah tempat mengabdi.
Perbedaan Mendasar di Masa Tua
Meskipun secara penghasilan bulanan (take home pay) PPPK bisa bersaing atau bahkan lebih besar, ada satu perbedaan fundamental yang sering menjadi penentu keputusan: jaminan pensiun.
- PNS: Memiliki hak pensiun bulanan seumur hidup yang dikelola oleh Taspen. Ini memberikan rasa aman finansial jangka panjang hingga hari tua.
- PPPK: Tidak mendapatkan skema pensiun "manfaat pasti" seperti PNS. Sebagai gantinya, PPPK mendapatkan jaminan hari tua melalui iuran JHT dan jaminan pensiun yang sifatnya tabungan akumulatif.
Namun, pemerintah mulai memperkenalkan skema defined contribution yang lebih fleksibel bagi PPPK agar kesejahteraan masa tua mereka tidak tertinggal jauh dari PNS.
Jadi, Mana yang Lebih Besar?
Secara keseluruhan, jika yang Anda cari adalah nominal bulanan saat masih aktif bekerja, guru PPPK memiliki potensi penghasilan yang sama besarnya.
Bahkan sedikit lebih unggul karena basis gaji pokok yang lebih tinggi di beberapa golongan.
Namun, jika Anda memandang kesejahteraan jangka panjang dan stabilitas, PNS masih memegang keunggulan berkat skema pensiunnya.
Tahun 2026 ini menunjukkan bahwa pemerintah benar-benar serius menyetarakan martabat kedua profesi ini, sehingga apapun pilihannya, kesejahteraan guru kini jauh lebih terjamin. (*)