Bacaan Niat Puasa Ramadan Lengkap Arab, Latin Beserta Terjemahannya

Jumat 27-02-2026,04:58 WIB
Reporter : Hepita
Editor : Hepita

CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID- Niat menjadi hal wajib dalamibaah puasa bagi seorang Muslim. Tanpa niat, puasa yang dijalankan menjadi tidak sah. 

Seseorang harus membaca niat sejak malam, baik setelah salat isya setelah tawarih, ataupun saat sahur, pada puasa wajib seperti puasa Ramadan, puasa qada (mengganti puasa yang tertinggal), dan puasa nazar.

Sedangkan untuk puasa sunnah diperbolehkan membaca niat di pagi atau siang ari selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa sejak waktu imsak.

Dilansir dari mui digital, seperti yang dijelankan dalam Mazhab Syafi'i bahwa membaca niat puasa itu wajib, khususnya Ramadan. Dalam kitab Hasyiyatul Iqna yang dikembangkan oleh Syekh Sulaiman Al- Bujairimi menegaskan bahwa membaca niat pada malam hari berlaku setiap hari selama bulan Ramadan.

BACA JUGA:Shalat Tarawih Bulan Puasa Ramadhan: Tata Cara beserta Doa Setelah Solat dan Artinya

ويشترط لفرض الصوم من رمضان أو غيره كقضاء أو نذر التبييت وهو إيقاع النية ليلا لقوله صلى الله عليه وسلم: من لم يبيت النية قبل الفجر فلا صيام له. ولا بد من التبييت لكل يوم لظاهر الخبر

"Membaca niat di malam hari menjadi syarat utama untuk menjalankan puasa wajib, baik itu puasa Ramadan, puasa qada, ataupun puasa nazar. Ketentuan ini merujuk pada sabda Rasullullah SAW yang menyatakan bahwa siapa saja yang tidak menbaca niat sebelum terbit fajar, maka puasanya tidak sah. Oleh karena itu berdasarkan pemahaman (zahir) dari hadist tersebut (Sulaiman Al-Bujairimi, Hasyiyatul Iqna') juz 2).

Sedangkan Mazhab Maliki memili pandangan yang sedikit berbeda. Menurutnya, membaca niat puasa ramadan cukup dilakukan sekali pada malam pertama Ramadan untuk satu bulan penuh. Karena puasa Ramadan dipandang sebagai ibadah yang utuh seperti yang dijelaskan oleh Yusuf Al-Qaradlawi dalam Fiqh al-Shiyam.

BACA JUGA:5 Bacaan Niat Buka Puasa Ramadhan 2026: Arab, Latin, dan Artinya yang Benar

Maka sebegai bentuk ihtiyath (kehati-hatian) sebagian ulama menganjurkan untuk menggabungkan keduanya. Artinya seorang Muslim boleh berniat puasa untuk satu bulan penuh pada malan pertama Ramadan.

Ataupun membaca niat setiap malam seperti yang dijelaskan oleh Mazhab Syafi'i.

Adapun bacaan niat puasa Ramadhan, sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Terjemahan: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala”.

Kategori :