Ketika seorang umat muslim sudah sampai pada umur yang diwajibkan untuk menjalani syariat islam yaitu dikatakan baligh.
Umur baligh pada laki-laki dilihat ketika ia sudah mengalami mimpi basah atau ketika keluar air mani, dan sebaliknya bagi perempuan ketika sudah mengalami haid.
4. Berakal
Tak hanya aspek diatas, tapi berakal juga menjadi syarat utama untuk umat muslim menjalani puasa.
Orang yang berpuasa diharuskan memiliki akal yang sehat dan tidak dalam gangguan jiwa.
5. Mampu
Sehat secara jasmani dan rohani menjadi syarat sah puasa, dengan kemampuan dalam menjalaninnya.
Tidak sedang dalam keadaan sakit, melakukan perjalanan jauh atau musafir.
Ketika umat muslim sedang sakit atau melakukan pejalanan jauh, maka hal ini tidak diwajibkan untuk melakukan puasa, namun tetap harus bertanggung jawab untuk menggantinya di lain waktu.
6. Suci Haid dan Nifas
Bagi perempuan umumnya mengalami rutinitas bulanan yaitu haid, yang mana dalam kondisi ini, tidak sah hukumnya jika melakukan ibadah puasa.
Maka dari itu, ketika perempuan dalam keadaan haid, ia tidak berpuasa dan akan menggantinya dilain waktu.
Sama halnya dengan wanitas yang nifas, tidak sah jika melakukan puasa, tapi tetap wajib menggantinya.
Dengan deretan syarat sah diatas, dan bisa memenuhinya maka ibadah kamu akan bisa berjalan lancar dan mendapatkan pahal dari Allah Swt.