RAKYATCIREBON.DISWAY.ID, KUNINGAN - Sepuluh hari pertama Ramadan, Polres Kuningan gencarkan patroli malam untuk menekan balap liar dan potensi tawuran remaja. Hasilnya, 17 kendaraan dan dua senjata tajam berhasil diamankan.
Kapolres Kuningan, AKBP M Ali Akbar, menegaskan, operasi dilakukan rutin dan melibatkan Satlantas, Satreskrim, serta Satsabhara.
“Selama 10 hari pertama Ramadan, kami mengamankan 17 unit kendaraan, terdiri dari 16 sepeda motor dan satu mobil yang diduga untuk balap liar, termasuk yang menggunakan knalpot brong yang meresahkan masyarakat,” ujar AKBP Ali Akbar, Sabtu (28/2).
Mayoritas penindakan terjadi di kawasan Jalan Lingkar Timur atau Jalan KH Enyang Hasan Maolani, yang sering dijadikan arena balap liar. Seluruh kendaraan kini diamankan di Mapolres Kuningan dan akan diproses hingga persidangan selesai.
“Untuk balapan liar, penindakan tegas berupa tilang dan kendaraan kami tahan sampai persidangan selesai. Ini sebagai efek jera,” tegasnya.
Tak hanya itu, aparat juga mencegah tawuran remaja di wilayah Kadugede pada 26 Februari. Tiga anak di bawah umur diamankan, beserta dua senjata tajam panjang menyerupai pedang.
“Kami prihatin, anak-anak yang masih sekolah sudah membawa senjata tajam. Ini menjadi perhatian serius kita semua,” ungkap AKBP Ali Akbar. Saat ini, ketiganya masih menjalani pemeriksaan, dengan pendampingan dari orang tua dan pihak sekolah. Evaluasi akan menentukan apakah dilakukan pembinaan atau proses hukum lanjutan.
Kapolres menambahkan, patroli malam akan terus digencarkan dengan sasaran balap liar, penggunaan knalpot brong, curanmor, dan tindak pidana pencurian lainnya.
“Kami mengimbau orang tua untuk mengawasi anak-anak, khususnya malam hari selama Ramadan. Kami tidak ragu mengambil tindakan tegas demi menjaga situasi Kuningan aman dan kondusif,” pungkasnya. (Bud)