Hujan dan Angin Kencang Sabtu Sore, BPBD Catat 10 Lokasi Terdampak Bencana

Hujan dan Angin Kencang Sabtu Sore, BPBD Catat 10 Lokasi Terdampak Bencana

Hujan dan angin kencang pada Sabtu sore (28/03) mengakibatkan bencana longsor, banjir dan pohon tumbang. BPBD Kuningan mencatat sedikitnya 10 lokasi terdampak bencana ini.--

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID, KUNINGAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan mencatat sedikitnya 10 kejadian bencana yang terjadi dalam satu hari, saat hujan deras terjadi pada sabtu sore (28/3/2026). Peristiwa tersebut juga didominasi angin kencang, mengakibatkan tanah longsor, serta banjir yang tersebar di sejumlah wilayah.

Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana menjelaskan kejadian di 10 titik tersebut kini dalam penanganan dan menjadi perhatian Pemerintah Daerah. yang dipicu oleh hujan dengan intensitas 

“Sebagian besar kejadian berupa pohon tumbang dan longsor yang mengancam permukiman warga, namun tidak ada korban jiwa dalam seluruh kejadian tersebut,” ujarnya.

Berdasarkan rekapitulasi laporan Pusdalops BPBD, kejadian angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang di antaranya di Jalan Cigugur depan Hotel Purnama, Jalan Lingkar Kadugede-Bayuning, serta wilayah Cigugur-Cirendang. Bahkan di Desa Kadugede, pohon tumbang sempat menutup akses jalan lingkar sebelum akhirnya berhasil ditangani dan kembali bisa dilalui kendaraan. 

Selain itu, kejadian serupa juga terjadi di Desa Ciloa, Kecamatan Kramatmulya. Pohon asam berukuran besar tumbang dan menimpa area pemakaman. Hingga laporan terakhir, penanganan dijadwalkan dilakukan minggu pagi oleh tim gabungan. 

Sementara itu, bencana tanah longsor terjadi di beberapa titik, salah satunya di Desa Jagara, Kecamatan Darma. Longsor terjadi di 2 lokasi berbeda dan mengancam sedikitnya dua unit rumah warga. Material longsor berupa tebing dan tembok penahan tanah (TPT) ikut terbawa, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. 

Kejadian lebih luas terjadi di Desa Tundagan, Kecamatan Hantara, di mana longsor terjadi di beberapa dusun seperti Ciagi, Cipipisan, dan Warudoyong. Sedikitnya 8 rumah warga dan satu fasilitas umum berupa bangunan sekolah terancam akibat longsor yang dipicu kondisi tanah labil dan curah hujan tinggi. 

Selain longsor dan angin kencang, BPBD juga mencatat kejadian banjir di wilayah Kadugede dan Karangkanyar, Kecamatan Darma, akibat hujan yang disertai angin kencang. Beberapa titik masih dalam tahap asesmen dan penanganan.

Indra menambahkan, seluruh kejadian telah ditangani secara cepat melalui koordinasi lintas sektor, melibatkan aparat desa, TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya. 

“Kami terus melakukan asesmen dan penanganan darurat di lapangan, serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan,” katanya.

BPBD juga memastikan pemantauan terus dilakukan, terutama di daerah rawan longsor dan banjir, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dalam beberapa hari ke depan. (Bud)

Sumber: tim liputan rakyat cirebon