Pegawai Honorer Kaget Nama Dicatut Beli Ferrari 4,2 Miliar

Kamis 16-04-2026,19:40 WIB
Reporter : Bubud Sihabudin
Editor : Bubud Sihabudin

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID, KUNINGAN - Seorang warga Kelurahan Winduherang, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, dibuat terkejut setelah identitas pribadinya tercantum dalam dokumen pembelian mobil mewah senilai miliaran rupiah.

Warga tersebut adalah Rizal Nurdimansyah, S.Pd, pegawai honorer ini tercatat sebagai pemilik mobil sport Ferrari 458 Speciale Aperta dengan nilai mencapai sekitar 4,2 miliar rupiah. Namun, Rizal dengan tegas membantah pernah membeli ataupun memiliki kendaraan tersebut.

Kasus ini diduga kuat merupakan pencatutan identitas yang kemudian berujung pada laporan resmi ke pihak kepolisian pada Kamis, 16 April 2026. Rizal tampak datang bersama Tokoh Pemuda Kuningan Yusuf Dandi Asih dalam pelaporan ini.

Kepada awak media, pelapor mengaku pertama kali mengetahui adanya kejanggalan tersebut setelah mendapat informasi dari lingkungan sekitar yang menyebut namanya sebagai pemilik Ferrari. Rasa penasaran itu kemudian mendorongnya melakukan pengecekan ke  Samsat.

Dari hasil pengecekan, ternyata terdapat tiga kendaraan yang terdaftar menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) miliknya, yakni satu unit mobil Kijang Diesel, satu unit mobil Ferrari, serta satu unit kendaraan lainnya.

“Saya kaget. Setelah dicek ke Samsat ternyata ada tiga kendaraan atas nama saya. Yang Kijang itu benar milik saya, tapi Ferrari itu bukan,” ungkap Rizal disela Pelaporan di Mapolres.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Rizal langsung melakukan pemblokiran data kendaraan yang diduga tidak sah melalui sistem aplikasi yang diarahkan petugas Samsat.

“Saya sudah diarahkan untuk melapor, dan hari ini resmi saya laporkan ke Polres,” jelasnya.

Selain merugikan secara administratif, Rizal menilai kasus ini berpotensi menimbulkan dampak serius di kemudian hari, termasuk beban pajak kendaraan mewah yang tidak pernah ia miliki.

“Ini sangat merugikan. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang ke warga lain di Kuningan. Bisa saja nanti berdampak ke pajak atau tanggung jawab hukum,” tegasnya.

Dari penelusuran awal, Rizal juga sempat dimintai keterangan terkait dokumen yang diduga digunakan dalam proses pembelian kendaraan tersebut. Ia menyebut terdapat indikasi penggunaan data dan dokumen identitas yang bukan miliknya.

Kasus ini kini telah ditangani pihak kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut, termasuk menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penggunaan identitas korban. (Bud)

 

Kategori :