Kedua model ini tidak berdiri sendiri. Kacamata pintar Samsung ini merupakan buah dari kolaborasi jangka panjang dengan Google dan Qualcomm dalam proyek Android XR.
Perangkat lunak yang digunakan dipastikan akan terintegrasi secara mulus dengan jajaran Galaxy lainnya.
Secara teknis, kacamata ini tidak memiliki lubang pengisian daya fisik guna menjaga estetika dan ketahanan terhadap air.
Sebagai gantinya, Samsung menyiapkan charging case khusus yang futuristik. Integrasi dengan ekosistem Galaxy juga memungkinkan pengguna untuk melakukan sinkronisasi data kesehatan dari Galaxy Watch atau mengontrol navigasi dari ponsel Samsung mereka.
Meski pihak Samsung belum mengumumkan tanggal peluncuran secara resmi, pergerakan di rantai pasok memberikan sinyal kuat bahwa model pertama kemungkinan besar akan diperkenalkan pada tahun 2026.
Kehadiran Jinju dan Haean bukan hanya soal menambah lini produk, tapi merupakan upaya Samsung untuk memastikan bahwa mereka tetap memimpin di garis depan saat era ponsel pintar mulai bergeser ke arah teknologi wearable yang lebih intuitif.(*)