RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg akan melakukan evaluasi terhadap kinerja Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon.
Hal itu menyusul munculnya persoalan kondisi sapi kurus yang diduga dipicu minimnya pakan dan habisnya anggaran pemeliharaan.
BACA JUGA:41 Sapi Pemkab Cirebon Gagal Lelang, DPRD Kritik Dinas Pertanian
Disampaikan Imron usai menerima laporan terkait kondisi ternak sapi yang dinilai kurang terawat.
Ia mengaku baru menerima informasi tersebut dan akan mempertanyakan mengapa sapi-sapi tersebut tidak diminati pembeli.
BACA JUGA:Harkitnas Jadi Momentum Jaga Generasi Muda Demi Kedaulatan Negara
“Saya memang belum tahu ya, baru dapat input tadi. Kenapa sampai tidak ada yang beli? Berarti ada kekurangan dari kita. Bisa dari kualitas sapinya ataupun harganya,” ujar Imron.
Menurutnya, persoalan utama yang disampaikan berkaitan dengan kekurangan pakan ternak. Namun ia menilai pengelolaan pakan seharusnya bisa dilakukan dengan perencanaan yang baik dan profesional.
BACA JUGA:Kenapa Masih Sering Hujan Padahal Sudah Masuk Musim Kemarau? Ini Penjelasan Resmi BMKG
“Kalau pakan itu sebenarnya tergantung cara kita mengolahnya. Kita kan sudah tahu kebutuhan sapi itu seperti apa. Kalau sapi kurus berarti asupannya sangat kurang,” katanya.
Dalam laporan yang diterimanya, anggaran pakan ternak disebut telah habis sejak Maret 2026. Kondisi tersebut membuat kebutuhan pakan untuk April tidak lagi tersedia.
BACA JUGA:Musim Kemarau Datang Lebih Cepat, Wilayah Utara Cirebon Mulai Bersiap Hadapi Ancaman Kekeringan
Imron menilai, apabila kondisi anggaran sudah diketahui akan habis lebih awal, seharusnya langkah antisipasi dapat segera dilakukan agar kondisi ternak tidak memburuk.
“Kalau memang tahu anggaran habis, harusnya sebelumnya sudah ada langkah yang dilakukan. Ini yang nanti akan kami evaluasi,” tegasnya.
BACA JUGA:Akun Medsos Disomasi Gara-gara Unggah Informasi DPO