RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Bagi umat Islam di seluruh dunia, bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang paling istimewa karena di dalamnya terdapat hari-hari penuh keberkahan.
Salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan pada bulan ini adalah Puasa Arafah. Berdasarkan kalender Hijriyah tahun ini, Puasa Arafah jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah, yang bertepatan dengan 26 Mei 2026.
Memahami niat dan keutamaan ibadah ini menjadi sangat penting agar kita dapat melaksanakannya dengan penuh kesadaran dan mengharap ridha Allah SWT.
Artikel ini berisi informasi mengenai tata cara niat serta rahasia keistimewaan di balik Puasa Arafah.
BACA JUGA:Libur Panjang Idul Adha 2026 Tembus 6 Hari, Sektor Transportasi dan Wisata Bersiap Hadapi Lonjakan
Apa Itu Puasa Arafah?
Puasa Arafah adalah ibadah puasa sunnah yang dikerjakan pada hari ke-9 bulan Dzulhijjah. Nama "Arafah" merujuk pada wukuf yang dilakukan oleh jamaah haji di Padang Arafah pada waktu yang sama.
Bagi umat Muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji, disunnahkan untuk berpuasa sebagai bentuk partisipasi spiritual dalam menyambut puncak ibadah haji tersebut.
Penting untuk diingat bahwa penentuan tanggal 9 Dzulhijjah bisa merujuk pada penetapan pemerintah setempat atau keputusan sidang isbat.
Untuk tahun 2026, tanggal 26 Mei telah ditetapkan sebagai hari pelaksanaan ibadah ini.
BACA JUGA:Promo Indomaret Spesial Idul Adha: Diskon Kecap, Margarin, dan Santan untuk Olah Daging Kurban
Bacaan Niat Puasa Arafah
Niat adalah pondasi dari setiap ibadah. Bagi Anda yang berencana melaksanakan Puasa Arafah pada 26 Mei 2026, berikut adalah bacaan niatnya:
Lafal Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnati yaumi Arafata lillahi ta'ala.