CIREBON - Setelah PPP dan PKB, kini giliran Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) yang mengalami regenerasi kepengurusan.
Masa kepengurusan DPC Partai Hanura Kota Cirebon untuk periode 2021-2026 berakhir, dan Minggu (14/6), musyawarah cabang digelar untuk kembali menentukan nama yang akan menakhodai partai lima tahun kedepan.
Forum Muscab ke-4 Hanura di Kota Cirebon kembali menetapkan Een Rusmiyati sebagai ketua DPC.
Ketua DPD Partai Hanura Jawa Barat, Dian Rahadian mengatakan bahwa Muscab di Kota Cirebon ini mengawali rangkaian muscab di seluruh Jawa Barat, sehingga pelaksanaannya akan menjadi role model bagi DPC-DPC lain di Jabar.
"Muscab ini yang pertama di Jawa Barat, dan akan langsung diikuti oleh DPC lain," ungkap Dian.
Disebutkan Dian, DPP Partai Hanura sudah menerbitkan rekomendasi, bahwa untuk Kota Cirebon, hanya satu nama yang ditugaskan untuk memimpin partai, yakni Een Rusmiyati.
BACA JUGA:Peringati Hari Jadi Cirebon ke-599, SMSI Kota Cirebon Gelar Fun Futsal
"Kami di DPD menyatakan, menerima semua laporan kepengurusan yang disampaikan, dan DPP sudah merekomendasikan kepada Een Rusmiyati untuk kembali memimpin partai," sebut Dian.
Untuk Hanura di Kota Cirebon, dijelaskan Dian, ada tugas yang cukup berat yang harus dilaksanakan.
Dian meminta kepada kepengurusan baru nanti, bisa melakukan konsolidasi secara lebih maksimal, baik di internal maupun eksternal partai, sehingga pada hajat politik selanjutnya, Hanura di Kota Cirebon bisa kembali menunjukkan taringnya.
BACA JUGA:BJB dan OJK Dorong Kemandirian Finansial Penyandang Disabilitas
"Hanura di Kota Cirebon pernah membentuk fraksi dengan tiga kursi, maka itu harus kembali terjadi. Termasuk untuk di DPRD Provinsi dan di DPR-RI. Dulu, di DPR RI Hanura bisa meraih satu kursi dari Dapil ini. Itu tugas untuk kedepan," kata Dian.
Ditempat yang sama, Wakil Ketua Bidang OKK DPP Partai Hanura, Akhmad Muqowam menyampaikan, DPP Hanura kembali memberi kepercayaan kepada Een untuk memimpin partai, dan dari pelaksanaan Muscab yang melebur bersama masyarakat, ia menilai ini menjadi hal positif untuk Hanura di Kota Cirebon kedepan.
"Ini menunjukkan Hanura Kota Cirebon siap menuju 2029. Konsolidasi nasional akan dilakukan di akhir tahun, kita akan tanya hasil pemetaan di Kota Cirebon perkembangannya seperti apa," kata Ahmad.