Pascasarjana UIN Siber Cirebon Bahas Integrasi AI dan Nilai Islam

Minggu 09-08-2026,19:22 WIB
Reporter : Indah Tri
Editor : Indah Tri

Hadirkan Pakar Nasional dan Internasional
International Studium Generale menghadirkan Prof. Dr. H. Muhammad Irfan Helmy, Lc., M.A., Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh, Arab Saudi, sebagai salah satu narasumber utama.

Dalam paparannya, Irfan Helmy menjelaskan bahwa perkembangan AI membuka peluang besar bagi dunia pendidikan. Namun, teknologi harus tetap ditempatkan dalam kerangka nilai dan tanggung jawab moral.

“Kemajuan teknologi harus melahirkan manusia yang semakin berkarakter. AI akan menjadi berkah apabila digunakan dengan tanggung jawab, integritas, dan nilai-nilai Islam sebagai pedoman dalam setiap pengambilan keputusan,” jelas Prof. Irfan Helmy.

Narasumber lainnya, Dr. H. Abd. Rozak, M.Si., dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, memaparkan strategi penerapan AI dalam proses pembelajaran.

Ia menjelaskan bahwa AI dapat membantu dosen dalam menyusun materi, melakukan evaluasi pembelajaran, hingga mendorong inovasi pendidikan. Kendati demikian, kehadiran teknologi tersebut tidak dapat menggantikan fungsi pendidik dalam membimbing karakter peserta didik.

“Teknologi hanyalah alat. Yang menentukan arah pendidikan tetaplah manusia. Karena itu, AI harus digunakan untuk memperkuat kreativitas, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan membangun pendidikan yang lebih humanis,” ujarnya.

Diskusi dalam kegiatan tersebut dipandu Zahrotus Saidah, M.A.Pd., dosen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Sesi dialog berlangsung interaktif dengan melibatkan peserta dalam pembahasan berbagai persoalan aktual terkait pemanfaatan AI.

Sejumlah isu yang dibahas antara lain etika penggunaan AI dalam pendidikan, perlindungan integritas akademik, peluang pengembangan riset berbasis AI, serta tantangan membangun Society 5.0 yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman.

Kegiatan yang memiliki total delapan Jam Pelajaran (280 menit) tersebut dikemas melalui sejumlah sesi, mulai dari keynote lecture, pemaparan materi, diskusi panel, refleksi akademik, hingga penyerahan sertifikat kepada peserta.

Penyelenggaraan International Studium Generale menjadi bagian dari upaya Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memperkuat identitasnya sebagai Cyber Islamic University.

Integrasi teknologi digital dengan nilai-nilai spiritual, etika, dan kemanusiaan menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan tinggi Islam di era transformasi digital.

Melalui forum tersebut, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi pembelajaran, memperkuat literasi digital sivitas akademika, memperluas jejaring akademik internasional, sekaligus menyiapkan lulusan yang mampu memanfaatkan AI secara bijaksana.

Integrasi antara teknologi dan nilai-nilai Islam tersebut menjadi langkah strategis UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi Islam yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global dalam menghadapi tantangan Society 5.0.

Kategori :