Pengalaman belajar secara langsung di lingkungan industri seperti ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa menjadi lebih kreatif, kritis, dan adaptif terhadap perkembangan media penyiaran.
Mahasiswa juga diharapkan mampu mengembangkan keterampilan praktis dalam merancang dan memproduksi program talk show dengan tetap memperhatikan kualitas pesan, etika komunikasi, dan kebutuhan informasi masyarakat.
"Kunjungan media ini sekaligus menjadi implementasi pembelajaran berbasis pengalaman yang mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan realitas dunia kerja. Mereka bukan hanya paham teorinya, tapi juga tahu prakteknya," kata Sitti. (sep)