LEMAHWUNGKUK - Terkait adanya kasus 19 kotak suara Pemilihan Walikota Cirebon di Kelurahan Kesenden, Kejaksan, yang dibuka, Rabu (27/06) lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) langsung angkat bicara dan mengklarifikasi kejadian tersebut. Untuk mengkarifikasi kejadian tersebut, KPU Kota Cirebon menghadirkan langsung Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Kesenden, Dadang Sudarno beserta jajarannya. Ketua KPU Kota Cirebon, Emirzal Hamdani SE Ak mengatakan bahwa dibukanya kotak suara di Kelurahan Kesenden sudah berdasarkan ketentuan dan aturan yang ada, dimana kotak suara tersebut dibuka langsung oleh ketua TPS dan anggota KPPS dan sudah sepengetahuan serta persetujuan Panwas tingkat Kelurahan. \"Saya ingin menyampaikan, bahwa pembukaan 19 kotak suara bukan serta merta diinisiasi dan dilaksanakan oleh hanya PPS beserta KPPS, tapi disaksikan dan diperbolehkan panwas lapangan dan panwas TPS disana, berdasarkan aturan kepemiluan itu diperkenankan,\" ungkap Emir. Pada kesempatan kemarin, Ketua PPS Kelurahan Kesenden, Dadang Sudarno pun menceritakan kronologis dibukanya kotak suara di Kantor Kelurahan Kesenden. Diceritakan Dadang, setelah kotak suara datang di Kelurahan, ada salah satu Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) meminta dokumen berita acara untuk laporan ke Panwas, dan ternyata dokumen yang dimaksud berada di dalam kotak suara. \"Saya konsultasi dengan Panitia Pengawas Lapangan (PPL) tingkat kelurahan dan PTPS, boleh dibuka atau tidak, karena semua surat ada di dalam kotak, dan semua sepakat,\" ungkap Dadang. Di lokasi pada saat itu, lanjut Dadang, ada beberapa PTPS yang juga meminta surat yang sama, sehingga pihaknya mengambil keputusan untuk membuka kotak suara atas kesepakatan bersama. Setelah dibuka, semua lampiran yang diperlukan yakni C1 untuk PPK, PPS dan KPU untuk Pilwakot dan Pilgub semua ada di dalam kotak dan dikeluarkan.
Kotak Suara Dibuka atas Kesepakatan Panwas
Jumat 29-06-2018,01:23 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 03-08-2026,15:51 WIB
GTC Semakin Mengkhawatirkan, Pemkot Diminta Segera Ambil Alih
Senin 03-08-2026,20:06 WIB
Monyet Ekor Panjang Mulai Masuk Permukiman, BBKSDA Ungkap Habitatnya Terancam
Senin 03-08-2026,19:45 WIB
Gunung Blindis Tak Ditambang Meski Kaya Batu Gamping, Indocement Pertahankan 120 Hektare Kawasan Konservasi
Senin 03-08-2026,23:41 WIB
Tiga Tanggul Jebol Diperbaiki, Pemdes Jungjang Wetan Desak Penanganan Banjir Dituntaskan
Selasa 04-08-2026,05:59 WIB
Longsor, Warga Sukagumiwang Tuntut Penanggulangan Permanen
Terkini
Selasa 04-08-2026,05:59 WIB
Longsor, Warga Sukagumiwang Tuntut Penanggulangan Permanen
Senin 03-08-2026,23:41 WIB
Tiga Tanggul Jebol Diperbaiki, Pemdes Jungjang Wetan Desak Penanganan Banjir Dituntaskan
Senin 03-08-2026,20:06 WIB
Monyet Ekor Panjang Mulai Masuk Permukiman, BBKSDA Ungkap Habitatnya Terancam
Senin 03-08-2026,19:45 WIB
Gunung Blindis Tak Ditambang Meski Kaya Batu Gamping, Indocement Pertahankan 120 Hektare Kawasan Konservasi
Senin 03-08-2026,15:51 WIB