INDRAMAYU - Menyambut rencana pembangunan industri nasional, Komisi III DPRD Indramayu kunjungi Kementerian Perindustrian (Kemenpera). Langkah tersebut dilakukan wakil rakyat untuk mengamankan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Perlu diketahui, Peraturan Pemerintah (PP) No 14/2015 Tentang Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (Ripin) Tahun 2015-2035. Kabupaten Indramayu masuk dan ditetapkan sebagai Wilayah pusat pertumbuhan industri. Kunker Komisi III DPRD Indramayu ke Kemenpera dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Alam Sukmajaya, tujuan dari kegiatan tersebut yakni ingin mengetahui sejauh mana perkembangan RIPIN berdasarkan PP No 14/2015. Informasi tersebut dinilai penting karena wakil rakyat juga diakui harus menyiapkan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan PAD Kabupaten Indramayu, bila pembangunan industri berkembang pesat sesuai dengan RIPIN yang telah ditentukan. \"Jangan sampai menjadi penonton, PAD harus terserap maksimal,\" tegas Alam Sukmajaya. Potensi meningkatkan PAD sangat berpuluang besar, mengingat saat ini Kabupaten Indramayu masuk di zona strategis yakni adanya pelabuan di Kabupaten Subang, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Majalengka, serta Tol Cipali. Ditambah dengan pembangunan industri berdasarkan Ripin tersebut. \"Indramayu bisa menjadi Daerah transit maupun penyimpanan barang yang melintasi akses darat, laut, dan udara,\" terangnya. Selain menyiapkan kebijakan strategis, sambung politisi Partai Golkar itu, yang paling penting yakni menyiapkan SDM yang akan berperan dalam peningkatan PAD, baik pemenuhan kapasitas mengenai kebijakan maupun regulasi, sehingga dapat menindaktegas para investor yang tidak bisa mematuhi aturan yang ada di Kabupaten Indramayu. \"Kabupaten Indramayu membuka pintu seluas-luasnya untuk para investor, namun harus mematuhi aturan yang berlaku,\" tegasnya. Agar lebih selaras, pihaknya berharap kepada para penegak hukum daerah agar menindak tegas pelanggaran-pelanggan yang terjadi pada investasi di Kabupaten Indramayu, semata-mata demi tegaknya aturan dan tidak bocornya PAD. (yan)
Pembangunan Industri Nasional Harus Bisa Tingkatkan PAD
Rabu 30-05-2018,05:00 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 13-05-2026,23:37 WIB
Perbandingan Harga BBM Pertamina Dex vs Shell Diesel, Mana Lebih Irit?
Rabu 13-05-2026,23:14 WIB
Daftar Fitur Eksklusif yang Hanya Ada di Update PUBG Mobile 4.4
Rabu 13-05-2026,19:51 WIB
Garmin Rilis Forerunner 70 dan 170 dengan Layar AMOLED dan Fitur Premium
Rabu 13-05-2026,23:25 WIB
Update Harga BBM Pertamina Dex & Dexlite: Cek Selisihnya di Sini!
Rabu 13-05-2026,22:31 WIB
Daftar iPhone yang Mendukung iOS 26.5: Dari iPhone 11 Hingga Seri iPhone 17 Terbaru
Terkini
Kamis 14-05-2026,15:35 WIB
MPM Pimpinan Pusat Muhammadiyah Gelar Pelatihan Produksi Olahan Ikan di Desa Muara
Kamis 14-05-2026,13:46 WIB
OPD Minim Hadir di Paripurna, Wakil Ketua DPRD Soroti Lemahnya Koordinasi Sekda
Kamis 14-05-2026,13:41 WIB
Mahasiswa Magister UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Raih Juara 1 Pemuda Pelopor
Kamis 14-05-2026,12:22 WIB
Karang Taruna Sebut Keretakan Edo-Farida Tak Perlu Muncul ke Publik
Kamis 14-05-2026,12:08 WIB