KDKMP Kemantren Sasar Layanan Internet Berbasis Kemitraan
TEROBOSAN. KDKMP Kemantren memperluas jangkauan unit usaha dengan menyasar layanan internet. FOTO : ZEZEN ZAENUDIN ALI/RAKYAT CIREBON--
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kelurahan Kemantren, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, terus mengembangkan unit usaha.
Awalnya, koperasi fokus menyediakan kebutuhan pokok seperti beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP), beras premium, minyak goreng, dan terigu.
Pengurus KDKMP Kemantren, Een Rohaeni, mengatakan, beras SPHP dan beras premium selalu habis dalam waktu singkat, menunjukkan respon positif masyarakat terhadap penyediaan kebutuhan pokok melalui koperasi.
“Untuk bahan pokok tidak semuanya, hanya beras SPHP, beras premium, minyak, dan terigu,” ujar Een, Selasa (3/2).
Sementara gedung gerai KDKMP Kemantren masih dalam pembangunan, kegiatan operasional sementara berlangsung di kantor kelurahan.
Seiring berjalannya waktu, KDKMP Kemantren memperluas usaha ke layanan internet berbasis kemitraan dengan penyedia swasta. Layanan wifi telah berjalan sejak Oktober 2025 dan saat ini melayani sekitar 50 pelanggan. Setiap pelanggan otomatis menjadi anggota koperasi tanpa biaya tambahan.
“Semua biaya pemasangan, termasuk kewajiban simpanan pokok dan simpanan wajib koperasi, ditanggung pihak penyedia. Tidak ada biaya tambahan sama sekali,” katanya.
Kerja sama dengan pihak swasta tidak hanya mempermudah akses internet, tetapi juga memberikan keuntungan ekonomi bagi masyarakat. Seluruh proses mulai dari pemasangan jaringan hingga pemasaran melibatkan warga setempat dan unsur kelurahan.
Skema profit sharing diterapkan, termasuk insentif untuk RT dan RW, sehingga semua pihak merasakan manfaat.
Lurah Kemantren, Yan Yan Hendriyana Fadlullah, menjelaskan, terobosan ini merupakan inovasi untuk memaksimalkan kebermanfaatan layanan internet yang sebelumnya hanya dirasakan segelintir pihak.
Kerja sama koperasi dengan pihak swasta juga berdampak positif pada ekonomi lokal. Kegiatan pemasangan dan pemasaran mempekerjakan tenaga kerja lokal, sementara keuntungan dibagi secara berkelanjutan melalui skema profit sharing.
“Tahap awal layanan fokus di wilayah Kecamatan Sumber dengan Kemantren sebagai pilot project. Saat ini, sudah ada kerja sama dengan sembilan kelurahan dan dua desa,” tambah Yan Yan Hendriyana.
Dengan inovasi ini, KDKMP Kemantren tidak hanya memperluas unit usaha, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal. Meningkatkan akses internet, dan memperluas anggota koperasi secara otomatis.
Sementara itu, Area Operations Officer, Yanto Udiyanto, menilai konsep kerja sama yang ditawarkan cukup menjanjikan. Melibatkan banyak pihak, termasuk koperasi.
“Ada kompensasi yang kami bagikan ke koperasi. Konsep kami berbeda dengan provider lain. Kerja samanya dari hulu ke hilir, ada profit sharing dan semua kebagian,” jelasnya.
Ia menambahkan, pelanggan juga diuntungkan karena secara otomatis menjadi anggota koperasi. Bahkan biaya pemasangan instalasi digratiskan, termasuk kewajiban simpanan pokok dan simpanan wajib koperasi.
“Semua kami tanggung. Tidak ada biaya tambahan sama sekali,” tegasnya.
Saat ini, pihaknya telah menjalin kemitraan dengan sejumlah desa dan kelurahan di Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon.
“Tahap awal kami fokus di wilayah Sumber dengan Kemantren sebagai pilot project. Namun sudah ada kerja sama dengan sembilan kelurahan dan dua desa,” pungkasnya. (zen)
Sumber: