CFD Kuningan Dihentikan Sementara Selama Ramadan 2026, Ini Alasan
Pemkab Kuningan mengumumkan surat edaran, terkait CFD Kuningan Dihentikan Sementara Selama Ramadan 2026.-(Bubud Sihabudin-Rakyat Cirebon)
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID, KUNINGAN - Pemerintah Kabupaten Kuningan menghentikan sementara pelaksanaan Car Free Day (CFD) selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kebijakan ini diambil untuk menjaga kekhidmatan ibadah serta menata aktivitas publik agar tetap kondusif selama Ramadan.
Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Nomor 500/87/PEREKONOMIAN/2026 tertanggal 13 Februari 2026. Surat yang ditandatangani Sekda Kuningan U. Kusmana, S.Sos., M.Si. itu mengatur penghentian CFD mulai 22 Februari hingga 15 Maret 2026.
Menurut pemerintah daerah, penyesuaian ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada umat Islam yang menjalankan ibadah puasa, sekaligus untuk menekan potensi gangguan ketertiban akibat meningkatnya aktivitas sosial-ekonomi di ruang publik selama Ramadan. Dengan penghentian sementara CFD, diharapkan suasana ibadah dapat berlangsung lebih khusyuk dan tertib.
"Pemberitahuan resmi telah disampaikan kepada perangkat daerah dan unsur terkait, antara lain Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Komunikasi dan Informatika, Satpol PP, Camat Kuningan, Satlantas Polres Kuningan, serta Tim Pelaksana CFD Kabupaten Kuningan." Ungkap Uu Kusmana.
BACA JUGA:Surat Maryam Ayat 1-11 untuk Ibu Hamil: Rahasia Persalinan Lancar dan Anak yang Berbakti
Koordinasi lintas sektor ini dilakukan untuk memastikan kebijakan berjalan efektif dan dipahami oleh masyarakat.
Pemerintah daerah juga mengimbau para pelaku usaha, komunitas, dan warga yang selama ini aktif meramaikan CFD agar menyesuaikan agenda kegiatannya selama periode Ramadan. Pemkab menegaskan, CFD akan kembali digelar seperti biasa setelah Ramadan berakhir.
"Pemerintah Kabupaten Kuningan mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga suasana Ramadan yang aman, tertib, dan penuh kekhusyukan, sembari tetap mendukung keteraturan aktivitas kota", pungkas Sekda. (Bubud Sihabudin)
Sumber: