Yamaha_detail

Sekda Berpeluang Diusulkan Jadi Pj Bupati

Sekda Berpeluang Diusulkan Jadi Pj Bupati

PELUANG Pj BUPATI. Sekda Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi berpeluang ditinjuk sebagai Pj Bupati Kuningan oleh Mendagri tahun 2023 mendatang.--

RAKYATCIREBON.ID, KUNINGAN- Sekda Kuningan, Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi berpeluang untuk diusulkan ke Kemendagri oleh Gubernur Jawa Barat untuk menjadi Penjabat (Pj) Kepala Daerah atau Pj Bupati Kuningan. Sebab, Sekda Dian selama ini dikenal masyarakat Kuningan sebagai pejabat yang energik, komunikatif, memiliki jiwa leadership yang handal dan kuat, penuh inovasi dan Eselonnya juga memenuhi syarat yakni Eselon IIa. 

Kans Sekda Dian disulkan sebagai Pj Bupati Kuningan oleh gubernur, tidak terlepas dari pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Tito memastikan, ke depan pihaknya tidak akan lagi menunjuk penjabat (Pj) kepala daerah dari kalangan TNI-Polri aktif. Hal ini setelah menuai polemik di tengah masyarakat.

Tito berjanji akan memprioritaskan pejabat sipil untuk menjadi Pj kepala daerah. “Hasil diskusi kita menangkap aspirasi dari civil society, kita paham utamakan yang sipil. Dan kemungkinan besar kita tidak akan melanjutkan dari TNI dan Polri aktif,” kata Tito Karnavian di Kantor Kemendagri, Kamis (16/6).

Menurut Tito, aturan penunjukan Pj kepala daerah sudah dibahas bersama Menkopolhukam, Menpan RB, Panglima TNI dan Kapolri. Dia menyebut, sebelum menunjuk Pj kepala daerah telah berkonsultasi ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Pernyataan Mendagri tersebut disikapi pemerhati kebijakan dan politik daerah, Soedjarwo BA sebagai peluang bagi Sekda Dian. Alasannya, kewenangan mengusulkan Pj Kepala Daerah sekarang berada di tangan gubernur. Sehingga Dian dan Eselon IIa lainnya yang ada di Pemprov Jawa Barat memiliki kans yang sama untuk diusulkan ke Menteri Dalam Negeri sebagai Pj Kepala Daerah.

"Jika membaca pernyatan Mendagri, jelas ini sebuah peluang bagi pejabat sipil untuk menjadi Pj Kepala Daerah atau bupati. Dan Pak Dian saya kira sangat layak sebagai salah satu nama calon Pj Bupati Kuningan oleh Pak Gubernur. Pengalaman beliau di pemerintahan tidak diragukan lagi. Soal kepemimpinan, Pak Sekda sangat terasa di kalangan aparatur sipil negara (ASN). Jadi, saya pikir Pak Sekda ini layak diusulkan oleh gubernur ke Mendagri," tutur Soedjarwo, kemarin (19/6).

Menurut Soedjarwo, Dian juga bukan sosok asing bagi masyarakat Kuningan. Selain sebagai sekda, Dian juga memimpin organisasi yang cukup besar yakni Korpri Kabupaten Kuningan. Di bawah tangan dinginnya, Korpri menjelma menjadi organisasi yang mampu menyatukan para PNS di Pemkab Kuningan melalui kegiatan kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat dan anggota Korpri.

Disamping itu, jabar Soedjarwo, Sekda Dian berhasil membangun komunikasi yang sangat baik dengan dewan dan juga Forkopimda. Sehingga hubungan pemerintah dan legislatif, terjalin sangat erat. "ini menunjukkan bahwa sekda lebih mengedepankan kondusifitas daerah. Itu nilai plus sekda sebagai jembatan antara dewan dengan pemerintah daerah dalam hal ini bupati dan wakil bupati. Pada prinsipnya, saya sangat mendukung jika sekda diusulkan gubernur ke Kemendegari untuk posisi Pj Kepala Daerah," sebut pria yang akrab dipanggil Jarwo tersebut.

Dukungan agar Sekda Dian diusulkan ke gubernur, datang dari Ir Drs H Dede Rusliadi MSi, anggota DPRD Kuningan. Politisi asal Fraksi PDI Perjuangan itu mengenal betul sosok dan etos kerja Dian. Karena itu, Dede menyebut jika Sekda Dian bisa saja diusulkan oleh gubernur.

"Kuncinya sekarang ada di gubernur. Sebab Pak Gubernur yang berhak mengusulkannya ke Mendagri. Hanya saja yang perlu diperhatikan, jika akhirnya Pak Sekda Dian dipercaya sebagai Pj Bupati Kuningan, terus siapa yang jadi Sekda Defenitif? Tak mungkin Pak Dian jadi Pj Bupati sekaligus Sekda. Nah ini yang perlu dipikirkan ooeh pemerintah daerah," ujar pria yang jabatan terakhirnya di Pemkab Kuningan sebagai Kepala Dinas Bina Marga Kuningan tersebut. (ags)

Sumber: