Kuwu Cangkingan Diundang pada Forum Diskusi T20

Kuwu Cangkingan Diundang pada Forum Diskusi T20

DISKUSI. Kuwu Desa Cangkingan (kanan) Didi Wahyudi berdiskusi dengan pegawai Kecamatan Kedokanbunder terkait perspektif ekonomi Desa Digital. Desa Digital merupakan salah satu program unggulan Bupati Indramayu.--

RAKYATCIREBON.ID, INDRAMAYU–Kuwu Desa Cangkingan, Didi Wahyudi dinilai berhasil menjalankan konsep Desa Digital. Dia diundang jadi pembicara pada Forum Diskusi T20. 

Kegiatan yang dijadwalkan akan berlangsung akhir Juli 2022 nanti, bertempat di Grand Preanger Bandung.

Didi akan memaparkan pemanfaatan digitalisasi desa ditinjau dari perspektif ekonomi pada ajang diskusi T20 sebagai bahan rekomendasi pada pelaksanaan G20 mendatang. 

Kegiatan tersebut juga rencananya akan dihadiri oleh Menteri Perencanaan Pembangunan/ Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar.

Juga Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, FAO, para akademisi dalam dan luar negeri, perwakilan kementerian dari Australia, Amerika, Jerman, Inggris, serta dari perwakilan negara-negara G20.

Dikatakan Didi, ia akan memanfaatkan kesempatan langka dan sangat luar biasa ini untuk mengenalkan Desa Cangkingan sebagai Desa Digital pertama di Kabupaten Indramayu. 

Ajang ini juga sebagai upaya promosi Kabupaten Indramayu pada tingkat internasional.

Jika melihat dari undangan, Desa Cangkingan merupakan satu-satunya desa di Indonesia yang menjadi narasumber keberhasilan pemanfaatan teknologi informasi untuk mengangkat ekonomi di tingkat desa yang dianggap berhasil. 

“Saat ini Pemdes Cangkingan didukung penuh Bupati Indramayu Nina Agustina yang dibantu oleh Kecamatan Kedokanbunder tengah menyiapkan berbagai bahan dan materi termasuk video sebagai bahan presentasi atau pemaparan,” jelas Didi kepada Rakyat Cirebon, Minggu (17/7).

Sementara itu, Camat Kedokanbunder, Atang Suwandi menjelaskan, digitalisasi di Desa Cangkingan secara ekonomi saat ini sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. 

UMKM mulai bangkit. Karena, sudah disediakan marketplace di website agar bisa berjualan online. Termasuk penjualan ternak pada Idul Adha secara online yang mendapat respons pasar sangat tinggi.

Menurutnya, Desa Cangkingan juga saat ini tengah bermigrasi menjalankan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah (ETP) dengan Internet Banking Corporate (IBC) bersama Bank BJB. 

Melalui sistem ini, secara mandiri Pemdes Cangkingan bisa melakukan berbagai transaksi atau aktivitas keuangan tanpa harus pergi ke perbankan.

"Desa Digital atau Lebu Digital merupakan salah satu dari 10 program unggulan Bupati Indramayu. Dengan digitalisasi diharapkan terwujud Kedokanbunder Hebat menuju Indramayu Bermartabat,” pungkasnya. (tar)

Sumber: