PKS Targetkan Kenaikan Kursi Legislatif 2 Kali Lipat

PKS Targetkan Kenaikan Kursi Legislatif 2 Kali Lipat

TARGET NAIK. Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kuningan, Dwi Basyuni menargetkan bisa meraih kenaikan kursi legislatif di Pemilu 2024 baik itu DPRD Kabupaten, Provinsi maupun DPR RI.--

RAKYATCIREBON.IDKUNINGAN– DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kuningan, menargetkan bisa meraih kenaikan kursi legislatif di Pemilu 2024. Hal ini sejalan dengan perintah DPP PKS, jika penambahan kursi dua kali lipat harus dimenangkan.

 

Ketua DPD PKS Kuningan, Dwi Basyuni mengatakan, secara umum DPP PKS menginginkan kader partai di daerah untuk menambah jumlah kursi legislatif. Adapun jumlahnya bisa melebihi dua kali lipat dari yang sudah diraih sebanyak 7 kursi legislatif.

 

“Jadi keinginan DPP agar kita menaikan capaian, targetnya dua kali lipat. Ya 14 kursi, ini capaian sesuai instruksi DPP di seluruh Jawa Barat, bukan saja di Kuningan,” ucapnya dalam keterangan persnya, Rabu (10/8).

 

Bagaimana kesiapan bakal calon legislatif di internal PKS, Dwi Basyuni mengaku, secara keseluruhan kuota di masing-masing dapil sudah terpenuhi. Termasuk semua nama bacaleg telah disampaikan kepada DPP PKS, namun hingga kini masih menunggu hasil keputusan pusat. “Kalau untuk caleg sudah masuk beberapa nama. Kita sudah sampaikan ke DPP, tapi belum ada kepastian dan belum ada SK,” terangnya.

 

Oleh sebab itu, Ia menyebut, jika nama caleg yang disampaikan ke DPP baru sebatas usulan. Sehingga masih terdapat kemungkinan jika di Pemilu 2024 berubah. “Memang secara kuota sudah terisi, tapi belum fix ya, masih menunggu DPP. Kemungkinan ada perubahan itu sangat mungkin ya,” imbuhnya.

 

Menurutnya, persyaratan maju sebagai caleg PKS secara umum sama dengan partai lain. Paling penting, tidak ada mahar politik sebagai caleg PKS.

 

“Tidak ada mahar ya. Jadi anggota PKS harus punya KTA dan KTP, serta mengisi biodata dan menyatakan kesiapan untuk maju sebagai caleg dari PKS. Siap maju bersama PKS dan memenangkan untuk masyarakat,” jelasnya.

 

Soal Pilpres 2024 sendiri, pihaknya masih terus menguatkan komunikasi politik dengan partai lain. Hanya di tingkat pusat, PKS kini tengah berjuang agar syarat presidential threshold turun dari 20 persen.

 

“Seperti yang kita tahu, syarat 20 persen itu masih ada. Makanya PKS sedang mengusulkan ke MK, bahwa itu bisa diturunkan. Karena jika turun akan semakin membuka kesempatan,” ujarnya.

 

Berdasarkan kajian dan analisa partai, pihaknya menyebut, jika angka ideal presidential threshold yakni antara 7-9 persen. Jumlah tersebut cukup mengakomodir semua partai politik dalam meramaikan kontestasi Pilpres 2024.

 

“Mudah-mudahan ini berhasil, doakan saja. Sebab akan membuka kesempatan putra dan putri terbaik bangsa untuk bisa maju, ini masih kita perjuangkan,” tutupnya. (fik)

 

 

Sumber: