Satu Per Satu Titik Lubang di Jalan Cipto Sudah Ditambal, Itu Dulu Prioritasnya

Satu Per Satu Titik Lubang di Jalan Cipto Sudah Ditambal, Itu Dulu Prioritasnya

Petugas DPUTR menambal lima titik lubang jalan di Jalan Cipto MK, Selasa (24/01). FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH TAMBAL. --

Tambal Lima Lubang di Jalan Cipto MK, DPUTR Terus Tambal Sulam Lubang Jalan

RAKYATCIREBON.ID, CIREBON - Intensitas hujan di wilayah Cirebon masih tinggi. Hal tersebut bukan hanya berdampak pada terjadinya genangan yang sudah menjadi langganan, namun juga menyebabkan munculnya lubang-lubang jalan di ruas-ruas jalan protokol.

Seperti Selasa (24/01), petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon, turun melakukan perbaikan dan penambalan lubang jalan yang muncul di beberapa titik di jalan utama Cipto MK.

Satu per satu, lubang jalam baru, yang muncul karena jalan utama tersebut menjadi salahsatu titik langganan genangan dikala hujan, diperbaiki dengan menggunakan material, yang saat ini masih seadanya.

"Lubang jalan di jalan Cipto MK banyak lagi, hari ini saja ada lima lubang baru berukuran sekitar 50 cm x 50 cm, dalem juga," demikian disampaikan Sub Koordinator Teknik Jalan dan Jembatan pada DPUTR Kota Cirebon, Slamet Riyadi Umar ST saat ditemui di lokasi perbaikan lubang di jalan Cipto MK.

Lima titik lubang jalan baru, yang kemarin ditambal, lanjut Slamet, diantaranya dua titik berada di seberang CSB Mall, satu titik di seberang Transmart, satu titik di depan kantor KCD Dinas Pendidikan Jawa Barat, dan satu titik lain di depan Mako Denpom.

"Lubangnya cukup dalam, batu seukuran kepalan tangan masuk disitu, bahaya, jadi kita tambal dan jadi prioritas," lanjut Slamet.

Selain di jalan protokol Cipto MK, dijelaskan Slamet, beberapa jalan utama lain juga menjadi perhatian utama karena kondisi lubang yang bermunculan dan membahayakan.

Diantaranya, di jalan Ciremai Raya, jalan Terusan Pemuda, jalan Mayor Sastraatmaja, sementara untuk jalan utama di tengah perkotaan, seperti jalan Wahidin, Siliwangi dan Kartini, disebutkan Slamet, kondisinya masih terbilang aman, meskipun memang ada beberapa lubang.

"Untuk jalan Siliwangi, Kartini dan Wahidin masih relatif aman, ini karena hujan, karena aspal kalau kena air itu ya kalah," jelas Slamet.

Perbaikan saat ini, ditambahkan Slamet, masih terus berjalan, dan dimaksimalkan dengan material yang masih seadanya, karena untuk anggaran tahun 2023 ini belum bisa dibelanjakan.

"Untuk jalan protokol lain, kalau volume perbaikan besar, kita nunggu anggaran 2023 turun. Kalai volume nya kecil, kita masih bisa tanggulangi dengan material yang tersisa dari tahun lalu," imbuh Slamet. (sep)

Sumber: