Cirebon Masih Siaga, Personil Bersiaga di Alun-alun Kejaksan
SIAGA. Walikota menyapa sejumlah personil TNI-Polri yang bersiaga di Alun-alun Kejaksan untuk memastikan kondisi di kota Cirebon tetap kondusif. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--
CIREBON - Hari kedua pasca pecahnya aksi demonstrasi pada hari Sabtu (30/08) akhir pekan lalu, kondisi di wilayah Kota Cirebon berangsur pulih.
Namun, Senin (01/09) pagi, personel kepolisiaan dan dari unsur TNI terpantau bersiaga di Alun-alun Kejaksan, untuk mengantisipasi segala kemungkinan jika kembali ada pengerahan masa.
Bahkan, personel serta armada Pemadam Kebakaran, hingga ambulance pun di siagakan di Balaikota Cirebon.
BACA JUGA:Kerusakan DPRD Mulai Dibersihkan, Pastikan Pelayanan Tetap Berjalan
Forkopimda dan seluruh unsur masyarakat di Kota Cirebon pun menggelar rapat di Balaikota, dan menyepakati hingga mendeklarasikan Kota Cirebon damai dan kondusif.
Usai menggelar deklarasi bersama seluruh unsur masyarakat di Balaikota, Walikota Cirebon bersama jajaran forkopimda bergerak ke Alun-alun Kejaksan, menyapa para personel TNI, Polri hingga Satpol PP yang sejak pagi bersiaga.
"Kita pastikan Kota Cirebon kondusif ya," ucap Walikota Cirebon, Effendi Edo saat menyalami para personel.
BACA JUGA:Sekretariat DPRD Inventarisir Kerusakan, Aktifitas Dewan Tinggu Arahan Pimpinan
Sementara itu, Danrem 063/SGJ, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap mengatakan, aksi unjuk rasa dan demonstrasi perlu di garis bawah, bahwa itu dilindungi undang-undang, selama tidak mengganggu keamanan dan ketertiban.
"Yang perlu digaris bawahi, yang melakulan unjuk rasa adalah saudara kita, pengamanannya juga harus dipertanggungjawabkan," ungkap Hista.
Untuk saat ini, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama bahu membahu menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, jangan sampai aksi penyampaian aspirasi ini menimbulkan kerugian bagi masyarakat itu sendiri.
BACA JUGA:Wawali Berangkatkan Empat Jamaah Umrah
"Bentuk penyampaian aspirasi harus dilindungi, kecuali jika anarkis, kita tidak dengan cara terukur. Kita harus memastikan keamanan dan kenyamanan Kota Cirebon, karena ini tanggung jawab kita bersama, bukan hanya TNI-Polri. Kita akan bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban," kata Hista. (sep)
Sumber: