Terbukti Cuan, Layanan Digital Pegadaian Tarik Minat Milienal dan Gen Z Berinvestasi Emas
INVESTASI EMAS. Di samping layanan tatap muka, layanan digital juga menjadi andalan. Masyarakat bisa lebih mudah lagi mengaksesnya dengan mengunduh Pegadaian Digital untuk layanan konvesional dan Pegadaian Digital Syariah untuk kayanan syariah. FOTO : SUW--
CIREBON - Arief Asyari baru saja menyambut kelahiran anak keduanya awal Juli 2025. Pria 32 tahun asal Desa Tegal Gubug Lor, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat itu tak risau atas seluruh biaya persalinan. Sejak 5 tahun lalu, Arief aktif mencicil emas di PT Pegadaian kategori Galeri 24.
Kepada Rakyat Cirebon, Arief bercerita, minatnya memiliki aset berupa emas muncul saat masih lajang. Lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatulkah Jakarta ini paham betul nilai emas untuk kebutuhannya di masa depan. Dia telah membuktikannya.
Sebagian hasil tabungan emas hasil mencicil 5 tahun lalu itu dimanfaatkan Arief untuk kelahiran anak keduanya. Meski tidak besar, nominalnya cukup untuk biaya jamuan tamu hingga serangkaian acara adat khas masyarakat pantura.
Arief mengatakan, ide awal ikut program cicil emas PT Pegadaian ialah untuk mengamankan nilai tukar rupiah. Sebagian gajinya dari kerja freelance dan mengajar di sekolah swasta dibelikan emas.
"Awalnya memang cari-cari tahu tentang emas. Ini kan barang yang harganya selalu naik. Makin lama makin paham bahwa nilai emas lebih berharga dibanding rupiah. Kalau uang itu bisa kena inflasi, emas nggak," ujar Arief, Jumat (26/9).
Sejak 5 tahun lalu hingga Juli 2025, Arief telah mengumpulkan emas PT Pegadaian kurang lebih 5 gram. Saat dijual Arief memperoleh uang Rp10.100.000an. "Saya nggak menghitung modalnya ya karena cicil kalau ada uang lebih," katanya.
Namun Arief memastikan, modal yang dia keluarkan untuk program cicil emas lebih rendah dibanding rupiah yang didapat. "Kalau yang didapat pasti lebih besar dari yang dikeluarkan," tambah Arief.
Pasca kelahiran anak keduanya, Arief berencana melanjutkan cicil emas lagi. Kali ini hasilnya bakal dia gunakan untuk biaya pendidikan anak-anaknya. "Insya Allah bakal lanjut lagi, ya. Sekarang juga sudah mulai cari-cari info perkembangan harga emas," tambahnya.
Lebih lagi, saat ini program dan layanan PT Pegadaian sudah bisa diakses melalui aplikasi Pegadaian Digital dan Pegadaian Syariah Digital. Keduanya terintegerasi dengan seluruh layanan yang ada di outlet atau kantor cabang.
Menariknya, produksi emas Galeri 24 mengacu pada standar nasional SNI 8880:2020. Kesesuaian produk Galeri 24 pun diatur dengan ISO 9001 (Sistem Manajemen Mutu) dan ISO 14001 (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Galeri 24 dan Pegadaian menawarkan kemudahan transaksi jual beli emas bagi masyarakat Indonesia sebagai bentuk sinergi mengEMASkan Indonesia.
Marketing Sales & Plan Pegadaian Area Cirebon PT Pegadaian, Cucu Ginanjar menambahkan, layanan PT Pegadaian saat ini makin mudah diakses. Baik secara tatap muka di kantor cabang maupun via aplikasi.
Di Area Cirebon saja, terdapat 15 kantor cabang dan 60 outlet yang mengoperasikan layanan Pegadaian secara holistik bagi masyarakat. Jumlah itu belum termasuk outlet Sentra Ultra Mikro (SENYUM) di bawah holding Bank BRI. Outlet SENYUM, biasanya menjangkau daerah-daerah terpencil. Itu dilakukan dalam rangka Pegadaian mengEMASkan Indonesia.
"Sekarang lebih menjangkau kepada masyarakat untuk datang ke Pegadaian. Kalau dulu hanya di kantor cabang aja itu kan bejubel, nah sekarang kita menambahkan outlet-outlet," jelas Cucu, Kamis (25/9).
Sumber: