3 Tahun Krisis Air Bersih, Embarkasi Haji Indramayu Disidak Perumdam Tirta Darma Ayu

3 Tahun Krisis Air Bersih, Embarkasi Haji Indramayu Disidak Perumdam Tirta Darma Ayu

SIDAK. Dirut PDAM Tirta Darma Ayu, Nurpan beserta jajaran direksi saat melihat kondisi fasilitas air bersih di Embarkasi Haji Indramayu.-ISTIMEWA/RAKYATCIREBON.DISWAY.ID-

INDRAMAYU, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Selama 3 tahun terakhir, krisis air bersih terjadi di Embarkasi Haji INDRAMAYU. Kondisi ini menjadi perhatian Perumdam Tirta Darma Ayu hingga melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengetahui penyebab dan mencari solusinya.

Krisis air bersih di tempat itu seharusnya tidak terjadi. Terlebih setiap tahunnya rutin digunakan untuk keperluan jemaah haji yang tidak hanya dari Kabupaten Indramayu.

"Jadi embarkasi haji ini, selama 3 tahun musim haji beroperasi selalu disuntik untuk kebutuhan airnya dengan menggunakan mobil tangki air, dimana setiap harinya 30 tangki air untuk memenuhi kebutuhan di embarkasi ini," jelas Dirut Perumdam Tirta Darma Ayu, Nurpan, Jumat (24/10/2025).

Ia menyebutkan, terhadap hal itu pihaknya sudah membentuk tim untuk mengatasi persoalannya agar segera diatasi. Sehingga kebutuhan air jemaah haji pada saat musim haji tiba nanti dapat terpenuhi secara maksimal.

"Saya pastikan harus ada instalasi air bersih di sini. Ini sudah terlalu lama mangkrak," ungkapnya.

Menurut Nurpan, Embarkasi Haji Indramayu memiliki nilai strategis. Hal ini karena menjadi salah satu ikon nasional yang dipercayakan kepada daerah untuk menyambut jemaah haji dari berbagai wilayah.

"Sangat memalukan kalau kita tidak bisa menyiapkan infrastruktur dan jaringan air bersih di tempat yang menjadi wajah Indramayu di tingkat nasional," ucapnya.

Dari hasil pengecekan di lapangan, lanjut Nurpan, pihaknya memastikan pemasangan instalasi air bersih akan dimulai bulan depan. Ia menargetkan pekerjaan dapat selesai dalam waktu sekitar satu bulan pengerjaan.

"Saya sudah melihat kesiapan dari internal PDAM, termasuk Dirtek dan Balitbang. Alhamdulillah, semuanya siap. Bulan depan instalasi akan mulai dikerjakan," terang dia.

Selama ini, kebutuhan air di Embarkasi Haji Indramayu dipenuhi melalui pasokan air menggunakan mobil tangki, terutama saat musim haji. Jumlahnya mencapai sekitar 30 tangki per hari.

"Saya agak miris melihat kondisi itu. Selain biayanya tinggi, juga mencerminkan ketidaksiapan kita dalam melayani jemaah," kata Nurpan.

Untuk mengatasi persoalan tersebut secara permanen, Perumdam Tirta Darma Ayu telah menyiapkan solusi jangka panjang. Yaitu dengan mengalirkan air dari Unit Pamayahan yang memiliki kapasitas mencukupi. 

"Pasokannya butuh 10 liter per detik, dan saya sudah cek suplai airnya tersedia," sebutnya.

Ke depan, pihaknya juga akan membangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) di wilayah Leuwigede dengan kapasitas 100 liter per detik. Sebagian akan dialirkan ke rumah sakit, Polindra, dan ke embarkasi.

Sumber: