RepDem Jagokan Imron dan Rudiana Pimpin DPC PDIP Cirebon

RepDem Jagokan Imron dan Rudiana Pimpin DPC PDIP Cirebon

DUKUNG. RepDem mendukung agar Imron dan Rudiana memimpin PDIP Kabupaten Cirebon. FOTO : ZEZEN ZAENUDIN ALI/RAKYAT CIREBON--

CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Imron dan Rudiana dijagokan bakal memimpin DPC PDI Perjuangan. Dukungan itu, disampaikan Relawan Perjuangan Demokrasi (RepDem), Senin (8/9).

Salah satu organisasi sayap PDIP itu secara terbuka menyatakan dukungannya kepada dua tokoh tersebut. Dinilai sebagai tokoh kunci di PDIP saat ini.

Ketua RepDem Kabupaten Cirebon, Suhana, menilai bahwa keberhasilan PDIP Kabupaten Cirebon dalam Pemilu Legislatif 2024 dan Pilkada 2024, tidak bisa dilepaskan dari peran sentral Imron dan Rudiana.

"Saat kepala daerah PDIP di beberapa daerah lain tumbang, Imron justru mampu bertahan dan membawa PDIP di Cirebon mencetak sejarah baru. Kursi DPRD naik lima kursi, dan Pilkada juga dimenangkan kembali. Ini bukan capaian biasa," ujarnya.

PDIP Kabupaten Cirebon diketahui berhasil meningkatkan jumlah kursi di DPRD Kabupaten dari 8 menjadi 13 kursi pada Pemilu 2024. Melonjak signifikan.

Tak hanya itu, kemenangan Imron di Pilkada kemarin mengukuhkan stabilitas PDIP di daerah yang sebelumnya dikenal sebagai medan pertarungan sengit antara partai-partai besar.

Rudiana, yang saat ini menduduki posisi Bendahara DPC PDIP, disebut-sebut sebagai figur strategis. Kombinasi Imron dan Rudiana dinilai sebagai pasangan ideal untuk membawa PDIP tetap dominan hingga Pemilu dan Pilkada 2029 mendatang.

"Kami sadar, RepDem tidak punya hak suara seperti PAC. Tapi sebagai sayap partai, kami punya hak menyampaikan aspirasi politik. Dan aspirasi kami jelas, PDIP butuh pemimpin yang terbukti membawa kemenangan. Itulah Imron dan Rudiana," tegas Suhana.

RepDem menilai regenerasi di tubuh partai harus tetap mempertimbangkan rekam jejak kemenangan. Meski keputusan akhir tetap berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP), RepDem berharap aspirasi akar rumput didengar dan dipertimbangkan secara serius.

Peta dukungan di internal PDIP Cirebon memang mulai menunjukkan arah. Beberapa pengurus PAC disebut-sebut memiliki kecondongan mendukung Imron dan Rudiana.

Memang selain kedua nama tersebut, ada 11 nama lainnya. Yang juga ikut direkomendasi sejumlah PAC. Bahkan, sudah mengikuti psikotes, kemarin. Situasi ini diperkirakan bakal mempengaruhi dinamika menjelang pelaksanaan Konfercab.

"Kalau bicara kesiapan menghadapi 2029, kami butuh figur yang bukan hanya loyal kepada partai, tapi juga punya bukti kerja politik. Jangan sampai momentum kemenangan 2024 justru jadi akhir dari kejayaan, hanya karena salah pilih pemimpin DPC," tutupnya.

Sementara itu, Imron ketika di konfirmasi mengaku sudah mengikuti psikotes yang diselenggarakan DPP. "Kemarin ikut tes. Ada tes kepemimpinan, psikologi dan terkait hal lainnya juga. Kemarin di DPC lewat online," katanya.

Adapun terkait namanya yang mendapat rekomendasi ganda dari PAC, menjadi kandidat Ketua DPC sekaligus Ketua DPD, Imron tidak banyak spekulasi. Itu suara PAC.

"Kalau saya, ya terserah saja. Diperintahnya dimana. Kalau di Kabupaten siap. Di Jabar ya siap. Tidak juga ngga apa-apa," katanya.

Hanya saja, untuk DPD, kata Imron, masih ada Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono. Kepemimpinan Ono Surono selama ini sudah sangat bagus.

"Kalau saya di DPD, ya Wakil Ketua saja, bagian keagamaan. Untuk Ketua ada Pak Ono," terangnya.

Setelah mengikuti psikotes, tahapannya kata Imron tinggal penilaian dari DPP. Kalau saja, Imron kembali dipercaya, untuk menahkodai DPC PDIP, Imron mengaku akan mempertahankan Rudiana dan Sophi Zulfia.

"Saya malah mempersilakan Rudiana dan Sophi. Termasuk Aan Setyawan untuk memimpin partai. Kalau PAC tahapannya sudah selesai. Mereka sudah mengusulkan sejumlah nama," tukasnya. (zen)

Sumber: