Daftar Smartphone yang Paling Mudah Diperbaiki: Jangan Sampai Beli HP Sekali Pakai!
Daftar Smartphone yang Paling Mudah Diperbaiki. Foto Ilustrasi: Pinterest/Rakyatcirebon.disway.id--
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Pernah nggak sih, kamu merasa nyesek pas HP kesayangan jatuh, layarnya retak, terus pas dibawa ke tempat servis biayanya hampir seharga HP baru? Atau lebih parah lagi, teknisinya bilang, "Waduh kak, ini mesinnya dilem mati, kalau dibuka resikonya mati total."
Di zaman sekarang, banyak produsen smartphone yang bikin HP seolah-olah "sekali pakai". Begitu rusak sedikit, opsinya cuma beli baru karena desain dalamnya yang sangat tertutup. Padahal, punya HP yang gampang dibongkar pasang itu investasi lho. Selain lebih hemat di dompet, kita juga jadi lebih ramah lingkungan karena nggak terus-terusan nyampah elektronik.
Nah, biar kamu nggak terjebak sama HP yang "cakep di luar tapi ribet di dalam", yuk kita bahas daftar smartphone yang paling gampang diperbaiki tahun ini!
BACA JUGA:5 Smartphone 5G Termurah Akhir 2025: Siap Menyambut Jaringan Super Cepat di Seluruh Indonesia
1. Fairphone 5
Kalau ngomongin soal kemudahan perbaikan (repairability), Fairphone 5 adalah juaranya tanpa lawan. HP ini didesain kayak mainan LEGO. Kamu nggak butuh keahlian khusus buat ganti baterai, layar, atau modul kameranya.
Cukup pakai obeng biasa, kamu bisa ganti sendiri komponen yang rusak di rumah. Bahkan, baterainya pun bisa dicopot-pasang tanpa alat, persis kayak HP zaman dulu! Meski speknya mungkin nggak "segahar" flagship brand besar, tapi HP ini dijamin bakal awet bertahun-tahun karena suku cadangnya dijual bebas oleh mereka sendiri.
2. Nokia G42 5G (QuickFix Edition)
Siapa bilang Nokia sudah mati? Mereka justru lagi naik daun lewat konsep Nokia QuickFix. Lewat seri G42 5G, Nokia kerja sama bareng iFixit buat menyediakan panduan perbaikan resmi dan suku cadang asli yang murah.
Kamu cuma butuh waktu sekitar 5–10 menit buat ganti layar atau port pengisian daya yang longgar. Desain dalamnya rapi banget dan nggak banyak lem yang bikin emosi. Ini pilihan paling masuk akal kalau kamu cari HP harian yang harganya terjangkau tapi nggak bikin pusing kalau rusak.
BACA JUGA:Pecinta Fotografi? Ini 7 Rekomendasi Smartphone dengan Kamera Setara DSLR
3. Google Pixel 9 Series
Kejutan datang dari Google! Dulu, Pixel terkenal agak ribet buat dibongkar. Tapi mulai seri Pixel 8 dan 9, Google bener-bener berbenah. Mereka sekarang menyediakan suku cadang asli di banyak negara dan desain interiornya jadi jauh lebih bersahabat buat teknisi.
Salah satu yang patut diacungi jempol adalah kemudahan akses ke komponen baterai. Google juga menjanjikan pembaruan software sampai 7 tahun. Jadi, kalau hardware-nya gampang diperbaiki dan software-nya diurusin lama, ini beneran definisi HP yang bisa dipakai sampai bosan.
4. iPhone 16 Series
Ini yang paling nggak disangka-sangka. Apple, yang dulu paling anti HP-nya disentuh teknisi pihak ketiga, sekarang mulai melunak. Di seri iPhone 16, mereka mengubah cara pasang baterai yang sebelumnya pakai lem tarik yang rawan putus, jadi pakai teknologi "Ionic Liquid Battery Adhesive".
Intinya, baterai iPhone 16 bisa dilepas cuma dengan aliran listrik kecil dari baterai 9V. Desain dalamnya pun sekarang bisa dibuka dari sisi depan maupun belakang, jadi risiko layar pecah saat mau benerin mesin jadi lebih kecil. Langkah kecil bagi Apple, tapi langkah besar buat kita para pengguna!
5. Samsung Galaxy S25 Series
Samsung pelan-pelan mulai meninggalkan kebiasaan pakai lem berlebih di dalam mesin. Untuk seri Galaxy S25, mereka mulai pakai stiker penarik baterai yang lebih manusiawi. Skema baut yang dipakai juga nggak terlalu banyak jenisnya, jadi nggak bikin bingung.
Sumber: