Cara Menjaga Gadget Tetap Menyala Saat Pemadaman Listrik Total (Blackout)
Cara Menjaga Gadget Tetap Menyala Saat Pemadaman Listrik Total (Blackout). Foto ilustrasi: Pinterest/ Rakyatcirebon.disway.id--
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Saat terjadi blackout atau pemadaman total akibat gangguan jaringan besar, smartphone bukan lagi sekadar alat hiburan, ia berubah menjadi jalur nyawa untuk mencari informasi atau sekadar memberi kabar ke keluarga. Masalahnya, baterai gadget itu punya batas. Kalau kita tidak pintar mengelolanya, smartphone canggih kita bisa mati total hanya dalam hitungan jam, meninggalkan kita dalam isolasi yang mencekam.
Bertahan di tengah kegelapan tanpa listrik itu soal adu strategi dalam menghemat energi yang tersisa. Berikut adalah beberapa langkah taktis yang harus Anda lakukan agar gadget tidak cepat "tewas":
1. Aktifkan Mode "Low Power" Sejak Detik Pertama
Kesalahan umum banyak orang adalah menunggu baterai menyentuh angka merah 20% baru menyalakan mode hemat daya. Padahal, begitu tahu listrik mati total, Anda harus langsung mengaktifkan Ultra Power Saving Mode. Fitur ini akan memangkas semua proses latar belakang yang tidak penting dan fokus pada fungsi dasar saja. Dengan melakukan ini sejak awal, Anda bisa menambah napas baterai dari yang tadinya cuma bertahan beberapa jam menjadi hitungan hari.
2. Matikan Koneksi yang Tidak Diperlukan (Bluetooth & GPS)
Sering kali kita tidak sadar kalau fitur seperti Bluetooth, GPS, dan pemindaian Wi-Fi tetap bekerja di balik layar dan menyedot baterai secara rakus. Saat listrik mati, router Wi-Fi di rumah Anda toh tidak berfungsi, jadi matikan saja fitur pencarian Wi-Fi di ponsel.
Jika sinyal seluler di daerah Anda sedang sangat buruk (naik-turun), lebih baik nyalakan Airplane Mode sebentar. Ponsel yang dipaksa bekerja keras mencari sinyal di area buta (blank spot) justru akan membuat baterainya terkuras habis lebih cepat dari biasanya.
3. Atur Kecerahan Layar ke Tingkat Minimum
Layar adalah "pelaku utama" yang paling banyak memakan daya baterai. Turunkan tingkat kecerahan layar serendah mungkin yang masih nyaman di mata Anda. Bagi pengguna ponsel dengan layar jenis OLED atau AMOLED, sangat disarankan untuk memakai Dark Mode di seluruh tampilan.
Pada layar jenis ini, warna hitam berarti piksel benar-benar mati dan tidak mengonsumsi energi sama sekali. Langkah sepele ini dampaknya sangat signifikan untuk menjaga persentase baterai tetap awet.
4. Gunakan Power Bank Secara Efektif (Manajemen Buffer)
Jangan biasakan membiarkan ponsel terus-menerus tercolok ke power bank hingga 100%. Mengisi daya dari 80% ke 100% itu sangat tidak efisien dan banyak membuang energi menjadi panas. Lebih baik isi daya secukupnya saat baterai sudah mulai rendah, lalu cabut.
Jika Anda punya lebih dari satu power bank, pakailah yang kapasitasnya paling kecil dulu sebagai cadangan awal. Usahakan juga ponsel dalam keadaan mati saat sedang diisi dayanya agar prosesnya lebih cepat dan tidak membuang energi sia-sia.
5. Hindari Penggunaan Aplikasi "Berat"
Memang membosankan saat mati lampu, tapi hindarilah membuka aplikasi sosial media yang penuh video otomatis seperti TikTok atau Instagram. Memproses video dan grafis akan membuat mesin ponsel bekerja keras dan cepat panas. Selain menguras baterai, panas yang berlebih juga bisa merusak kesehatan sel baterai dalam jangka panjang. Gunakan ponsel hanya untuk mengecek berita dari akun resmi atau mengirim pesan penting ke orang terdekat.
6. Manfaatkan Sumber Energi Alternatif di Sekitar
Kalau Anda punya mobil di garasi, gunakanlah car charger sebagai penyelamat darurat. Tapi ingat, jangan hanya mengandalkan baterai aki mobil; sesekali nyalakan mesin agar aki tidak tekor. Selain itu, laptop yang baterainya masih penuh juga bisa disulap menjadi "power bank raksasa". Anda cukup menyambungkan ponsel ke port USB laptop untuk mendapatkan tambahan daya darurat saat semua power bank sudah habis terpakai.
Intinya, menghadapi pemadaman listrik total itu soal disiplin diri. Kita tidak pernah tahu pasti kapan listrik akan kembali menyala, jadi perlakukan setiap satu persen baterai Anda layaknya cadangan oksigen yang sangat berharga. Dengan mengelola pengaturan gadget secara kikir, Anda tetap bisa terhubung dengan dunia luar meski seluruh kota sedang lumpuh. Jadi, apakah Anda sudah siap mental untuk "puasa" medsos demi menjaga gadget tetap hidup saat gelap melanda?(*)
Sumber: