Ketua DPRD Dorong Pemulihan Pasar Desa Lemahabang Kulon
PRIHATIN. Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia mendorong pemulihan berpihak pada Pedagang pasca kebakaran Pasar Desa Lemahabang Kulon. FOTO : IST/RAKYAT CIREBON--
CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Musibah kebakaran yang melanda Pasar Desa Lemahabang Kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, meninggalkan duka mendalam bagi ratusan pedagang kecil yang menggantungkan hidupnya dari aktivitas pasar tradisional tersebut.
Ratusan los dan kios hangus terbakar. Sedikitnya 236 pedagang terdampak langsung, kehilangan tempat usaha sekaligus sumber penghidupan mereka. Sejak kejadian itu, denyut ekonomi pasar desa terhenti, menyisakan kecemasan dan ketidakpastian bagi para pedagang.
BACA JUGA:Revolusi Politik Pendidikan Islam di Tengah Krisis Iklim
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Dr Sophi Zulfia SH MH, menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah tersebut. Ia menegaskan peristiwa ini bukan sekadar bencana fisik, tetapi juga pukulan berat bagi ekonomi masyarakat kecil.
“Kami sangat prihatin. Musibah ini bukan hanya tentang bangunan yang terbakar, tetapi tentang kehidupan para pedagang dan keluarganya yang terdampak,” ujar Sophi Zulfia saat menghadiri sosialisasi pembangunan pasar sementara atau darurat di Pasar Desa Lemahabang Kulon.
BACA JUGA:Erosi Moral di Jantung Tradisi Santri dan Nahdliyyin
Menurutnya, DPRD Kabupaten Cirebon berkomitmen untuk mengawal proses penanganan pascakebakaran, dengan mendorong sinergi antara pemerintah desa (pemdes), pemerintah daerah (pemda), dan DPRD agar langkah pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran.
Sophi menegaskan, pasar desa memiliki peran strategis sebagai pusat perputaran ekonomi masyarakat. Karena itu, upaya revitalisasi ke depan tidak boleh hanya berfokus pada pembangunan fisik semata.
BACA JUGA:CATAT! Pelunasan Haji Tahap II Waktunya 2–9 Januari
“Revitalisasi pasar harus memperhatikan aspek kenyamanan, keamanan, dan keberlanjutan usaha para pedagang. Yang terpenting, kebijakan yang diambil harus berpihak kepada mereka yang terdampak langsung,” tegasnya.
Ia juga memastikan DPRD akan mengawal kebijakan serta penganggaran agar proses revitalisasi Pasar Desa Lemahabang Kulon dapat segera direalisasikan. Harapannya, para pedagang dapat kembali beraktivitas secara normal dan lebih aman.
BACA JUGA:Pemkab Cirebon dan Kuningan Bahas Penanganan Banjir Lintas Wilayah
“Kami ingin pasar ini bangkit kembali, lebih tertata, lebih aman, dan menjadi ruang ekonomi yang memberi harapan baru bagi para pedagang,” pungkasnya.
Musibah kebakaran Pasar Lemahabang Kulon menjadi pengingat pentingnya perlindungan dan perhatian terhadap pasar tradisional sebagai tulang punggung ekonomi rakyat. (zen)
Sumber: