Puskesmas Larangan dan Kelurahan Kecapi Kolaborasi Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi Warga Terdampak Banjir
Warga sedang dicek kesehatannya oleh pihak Puskesmas dan didampingi oleh pihak Kelurahan Kecapi.-ISTIMEWA/RAKYATCIREBON.DISWAY.ID-
CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID — Puskesmas Larangan bersama Pemerintah Kelurahan Kecapi mendatangi warga terdampak banjir di wilayah RW 01 Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, guna melakukan cek kesehatan gratis pascabanjir, Selasa (6/1).
Kegiatan cek kesehatan gratis pasca banjir ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap munculnya penyakit akibat banjir.
Lurah Kecapi, Wawan Gunawan mengatakan pihak kelurahan Kecapi telah membuka posko kesehatan di RW 01 untuk melayani warga yang mengalami keluhan kesehatan setelah banjir melanda wilayah tersebut.
“Posko kesehatan dibuka untuk warga yang merasakan dampak banjir. Kami berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Kepala UPT Puskesmas Larangan. Alhamdulillah mendapat dukungan penuh dan langsung menerjunkan tim ke lokasi untuk pemeriksaan kesehatan gratis,” katanya.
Ia menambahkan, saat ini fokus pelayanan cek kesehatan gratis pasca banjir masih dipusatkan di RW 01 karena proses pendataan dan pemeriksaan warga masih berlangsung.
Namun, tidak menutup kemungkinan pelayanan kesehatan akan diperluas ke wilayah lain apabila terdapat laporan dari ketua RW setempat.
“Kalau nanti ada laporan dari RW lain seperti RW 02 atau RW 15 dan memang diperlukan, tentu akan kami komunikasikan kembali dengan pihak Puskesmas,” tambahnya.
Dari hasil pemeriksaan, tercatat sekitar 15 warga terdampak banjir yang mengalami gangguan kesehatan ringan.
Namun seluruhnya tidak memerlukan rujukan ke rumah sakit maupun penanganan lanjutan di puskesmas.
Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Larangan, dr. Walyanah menyampaikan, hingga saat ini tidak ditemukan penyakit berbahaya akibat hujan deras dan banjir yang terjadi sebelumnya di wilayah Kelurahan Kecapi.
“Keluhan yang ditemukan umumnya hanya gatal-gatal dan diare ringan,” jelasnya.
Meski demikian, dr Walyanah mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap potensi penyakit pascabanjir, seperti diare berkepanjangan, penyakit kulit, serta leptospirosis.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan segera memeriksakan diri jika mengalami keluhan kesehatan,” pungkasnya. (its)
Sumber: