Kota Cirebon Berduka, Drs Adam Nuridin Kepala Dinas Damkar Berpulang
Sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot saat takziah dan melepas almarhum Drs Adam Nuridin menuju tempat peristirahatan terakhir, Senin (19/01). FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--
CIREBON - Pemerintah Daerah Kota Cirebon berduka.
Minggu (18/01) malam, sekitar pukul 23.30 WIB, salahsatu pejabat eselon II di lingkungan Pemkot Cirebon, yakni Drs Adam Nuridin MM yang merupakan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) tutup usia.
Adam menghembuskan napas terakhirnya setelah sempat dibawa dan mendapatkan perawatan di RS Permata Cirebon.
Sontak, pada Senin (19/01) pagi, berita duka ini menyebar di seluruh perangkat daerah di Kota Cirebon.
Sekitar pukul 07.30 WIB, Walikota Cirebon, Effendi Edo beserta istri Novianti Edo bertakziah ke rumah duka di Perumahan Kapuk Permai, Kedawung, Kabupaten Cirebon.
Sejumlah pejabat eselon II, hingga Walikota Cirebon Periode 2003-2013, Subardi dan ratusan ASN di lingkungan Pemkot pun terpantau hadir mendoakan, dan mengantarkan kepala dinas pertama di perangkat daerah yang menaungi urusan kebakaran tersebut ke tempat peristirahatan terakhirnya.
BACA JUGA:Update Harga Emas Antam Hari Ini 19 Januari 2026: Pecah Rekor, 0,5 Gram Tembus Rp1.401.500
Sekitar pukul 09.00 WIB, almarhum dimakamkan di Pemakaman Umum Ki Gede Rancang, Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon.
"Pak Adam adalah sosok yang baik. Beliau mampu memimpin Damkar Kota Cirebon sehingga meraih banyak prestasi di tingkat Jawa Barat maupun nasional. Dan Damkar Kota Cirebon mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ungkap Walikota Cirebon, Effendi Edo usai takziah.
Ditambahkan Edo, ia turut mendoakan almarhum agar diampuni segala kekhilafannya dan diterima amal ibadahnya oleh Allah SWT.
BACA JUGA:RW 11 Samadikun Utara Usulkan Pengadaan APAR di Pra Musbangkel Kesenden 2027
Edo juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkannya diberikan ketabahan serta kesabaran.
"Mewakili Pemkot, saya mendoakan agar almarhum diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan bisa diberikan kesabaran," kata Edo.
Sumber: