Burung Jakana Afrika Sang Ayah yang Bertanggung Jawab dengan Anaknya
Burung Jakana Afrika Sang Ayah yang Bertanggung Jawab dengan Anaknya /Foto : Pinterest / Rakyatcirebondisway.id-Istimewa-Istimewa
CIREBON, RAKYATCIREBONDISWAY.ID – Burung jakana Afrika Sang ayah yang bertanggung jawab dengan anaknya, Burung jakana Afrika adalah Burung air yang mendiami lebih dari 40 negara sub sahara mulai dari Mauritania, Afrika selatan, Ghanna, Zambia hingga Tanzania.
Habitat burung jakanan afrika ini adalah daerah perairan tenang jadi burung ini tidak bisa ditemukan di daerah gurun.
Burung jakana Afrika ini memiliki ciri yaitu memiliki kaki yang panjang hal ini berguna sekali untuk Burung jakana Afrika berjalan di tumbuhan teratai dan tumbuhan air yang lebar lainnya Burung jakana Afrika ini biasa mencari makan di daerah perairan dan sekitar tumbuhan air.
Burung jakana memiliki banyak sekali pemangsa seperti kura – kura, ular, kadal predator, dan burung pemangsa, untuk melindungi dirinya sendiri burung jakana ini akan terbang namun burung ini hanya bisa terbang beberapa meter saja.
Burung jakana afrika ini biasanya akan langsung berlari dengan cepat dan sambil mengeluarkan suara yang keras guna memperiatkan burung jakana lain atau untuk menghindari predator apabila sudah terdesak burung ini akan menceburkan diri sambil paruh menyongsong keatas.
Burung jakana ini adalah anomali hewan yang sangat aneh bila umumnya seekor burung yang akan mengerami dan mengurus anaknya adalah burung betina akan tetapi burung jakana afrika ini berbeda.
Biasanya burung jakana betina dan jantan akan kawin diatas tumbuhan teratai dan beberapa waktu kemudian sang betina akan bertelur lalu sang betina akan langsung meninggalkan butiran telur tadi dan yang bertugas mengerami telurnya yaitu sang jantan yang mengawininya.
Biasanya yang menguasai suatu wilayah itu adalah burung jantan akan tetapi burung jakana ini yang menguasai wilayahnya adalah sang burung jakana betina dan sang betina akan mecari wilayah baru untuk kawin dengan pejantan lain apabila sudah bertelur.
Apabila di wilayah baru tersebut sudah ada sarang burung jakana lain yang sudah bertelur atau ada anak jakana lain maka sang burung jakana betina baru tersebut akan membuang telur bahkan akan membunuh anak burung jakana yang bukan dari dirinya.
Burung jakana ini akan mengeluarkan telur yang berjumblah 2 sampai 4 butir dan berwarna coklat mengkilap dan biasanya sarang burung ini tersamar dengan tumpukan tumbuhan air yang sudah mati.
Perbedaan jantan dan betina adalah ukuran tubuh sang jantan biasanya lebih kecil dari sang betina itu sendiri dan proses mengerami atau inkubasi dari burung ini yaitu sekitar satu bulan, apabila telur tersebut tidak erami maka akan di mangsa oleh berang – berang dan tikus besar.
Sang Ayah yang Bertanggung Jawab dengan Anaknya
Setelah kurang lebih satu bulan telur burung jakana afrika akan memetas dan dihari pertamanya didunia biasanya anak burung jakana ini akan mematuk matuk tumbuhan air dan kemudian burung jakana jantan akan menggiring anaknya keluar dari sarang.
Dalam beberapa jam pertamanya anak Burung jakana akan belajar berenang dan berjalan sang burung jakana jantan pun akan mengajari anak – anaknya dengan sabar, anak burung jakanan ini akan senantiasa mengikuti ayahnya kemana saja dalam waktu 70 hari kedepan.
Ada yang unik dari burung jakana jantan ini yaitu ketika burung jakana ingin pindah dari satu tempat ke tempat lainya burung jakana jantan akan mengendong anak nya di celah sayap dan langsung membawa anak – anaknya pindah.
Sumber: