Tebing Kali Benda Longsor, Jembatan Lebak Ngok Terancam Putus
Petugas BPBD melakukan assesmen di jembatan Levak Ngok yang terancam roboh. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--
CIREBON - Akses jalan satu-satunya bagi warga di Lebak Ngok RW 11 Bendakerep Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon terancam putus.
Pasalnya, kedua sisi dari jembatan Lebak Ngok longsor tergerus sungai yang mengalir ke Kali Benda.
Akibatnya, aktivitas warga sangat terganggu karena kendaraan roda empat, termasuk sepeda motor tak dapat melintas khususnya para siswa yang hendak pergi bersekolah.
BACA JUGA:Apakah Aman Melihat Gerhana Matahari Cincin & Perbedaan Dengan Gerhana Matahari Total
Longsor yang terjadi di tebing pinggir kali tersebut diduga tergerus arus air dan kondisi tanah yang labil, sehingga dampaknya, sebagian badan jalan amblas dan tak aman untuk dilalui warga, jembatan pun terancam runtuh.
Masyarakat mengaku khawatir atas kondisi tersebut karena sangat membahayakan keselamatan, terutama bagi anak-anak sekolah, terlebih lagi jembatan Lebak Ngok ini satu-satunya akses warga.
"Kalau jembatan sampai putus, maka warga Lebak Ngok bisa terisolasi mas," demikian disampaikan Lurah Argasunya, Mardiansyah kepada Rakyat Cirebon, Selasa (17/02).
Disebutkan Mardiansyah, jembatan tersebut merupakan akses utama dua RW, yakni RW 11 Benda kerep dan RW 08 Kopiluhur.
Karena kondisi jembatan yang mengkhawatirkan, lanjut Mardiansyah, warga pun menutup jembatan tersebut untuk kendaraan roda empat, dan kendaraan roda dua pun masih boleh melintas dengan sangat hati-hati.
"Sementara warga pasang spanduk dilarang melintas mas. Selanjutnya kita tunggu pembangunan dan perbaikan," jelas Mardiansyah.
BACA JUGA:Instagram semakin canggih, 3 Cara Munculkan Fitur Repost Instagram
Sementara itu, BPBD pun sudah turun melakukan assesmen ke lapangan, hasilnya, diketahuibahwa longsor tebing yang merupakan bagian sisi dari jembatan Lebak Ngok ini terjadi pada Senin (16/02) sekitar pukul 03.00 WIB.
Tebing setinggi 5 meter ini longsor diduga akibat curah hujan yang tinggi hingga arus yang deras, dan material tanah longsor jatuh ke sungai kemudian berdampak pada jembatan yang biasa digunakan oleh warga sekitar nyaris putus.
Sumber: