Jalan Masuk Desa Gombang yang Rusak akan Diperbaiki Tahun 2026

Jalan Masuk Desa Gombang yang Rusak akan Diperbaiki Tahun 2026

JALAN RUSAK. Jalan raya desa Gombang rusak parah.-ISTIMEWA/RAKYATCIREBON.DISWAY.ID-

CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Pemerintah Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon memastikan bahwa jalan rusak di pintu masuk Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, akan segera diperbaiki pada tahun 2026.

Kuwu Desa Gombang, Vonny Agustina Indra Ayu menjelaskan, jalan yang berada di sekitar gapura perbatasan antara Karangmulya dan Gombang tersebut merupakan jalan milik pemerintah kabupaten Cirebon.

“Biar masyarakat Desa Gombang juga mengetahui, kalau jalan dari pintu masuk atau gapura perbatasan Karangmulya–Gombang itu milik kabupaten. Alhamdulillah, insya Allah akan dibereskan di tahun 2026 sekitar bulan April atau Mei,” jelasnya.

Meski jalan tersebut milik Pemerintah Kabupaten Cirebon, Ayu sapaan akrabnya mengatakan, Pemerintah Desa Gombang sendiri telah mengajukan perbaikan sejak tahun 2024 hingga 2025 ke pihak terkait pada saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan.

Namun, karena proses penganggaran dilakukan secara bertahap, baru pada tahun 2026 pengajuan untuk Desa Gombang disetujui.

“Dari tahun 2024 saya ajukan ke Kecamatan, DPUTR, Dewan dan lainnya, seharusnya tahun kemarin tapi sayangnya wilayah lain dulu yang di-ACC. Alhamdulillah tahun 2026 ini giliran Gombang yang di-ACC,” katanya.

Anggaran Perbaikan jalan tersebut, ditambahkan Ayu, melalui program PIK dan sebagian dari PUTR.

"Perbaikan jalan tersebut akan dilaksanakan melalui program PIK dan PUTR setelah sebelumnya diajukan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan dan telah mendapatkan persetujuan (ACC)," tambahnya.

Menurut Vonny, panjang jalan yang akan diperbaiki kurang lebih satu kilometer, membentang dari Marikangen hingga perbatasan Gombang.

"Jadi sekitar satu kilometer ya mba, Yang mana nanti ada yang betonisasi itu dari PUTR dan yang pengaspalan dari PIK Kecamatan, karena kalo dari kecamatan saja kemungkinan dananya akan kurang," ucapnya.

Ia mengungkapkan, kerusakan jalan sebenarnya sudah terjadi cukup lama. Hal ini dipicu oleh tingginya aktivitas kendaraan berat yang melintas, mengingat di sepanjang Jalan Gombang terdapat sejumlah perusahaan.

“Mobil-mobil besar sering melintas, jadi jalannya sudah lama rusak. Walaupun warga sering kerja bakti, menguruk jalan secara swadaya, tetap saja rusak lagi,” ungkapnya.

Ketika pelaksanaan perbaikan terjadi, Vonny mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan memanfaatkan jalur alternatif yang tersedia.

"Jadi nanti ketika ada perbaikan di jalan tersebut, saya harap masyarakat dapat menjaga ketertiban dan dapat memanfaatkan jalur alternatif yang tersedia di wilayah Desa Gombang agar jalan yang sedang diperbaiki tersebut dapat awet ketika sudah jadi," tuturnya.

Sumber:

Berita Terkait