5 Fakta Menarik Keledai Kiang, Jenis Keledai Liar yang Sangat Anggun

5 Fakta Menarik Keledai Kiang, Jenis Keledai Liar yang Sangat Anggun

5 Fakta Menarik Keledai Kiang, Jenis Keledai Liar yang Sangat Anggun / Foto : Pinterest / Rakyatcirebondisway-Istimewa-Istimewa

CIREBON, RAKYATCIREBONDISWAY. ID – Fakta menarik keledai kiang, Anda tahu bahwa keledai domestik adalah keturunan keledai liar Afrika. 

Sekitar 5.000 tahun yang lalu, mereka awalnya didomestikasi di gurun Afrika. Namun tahukah Anda juga bahwa beberapa keledai berasal dari dataran tinggi Tibet?

Memang Kiang adalah namanya. Keledai liar yang anggun ini dapat ditemukan hingga 7.000 meter di atas permukaan laut. 

Kiang lebih tidak biasa karena lebih menyerupai kuda daripada keledai. Ekornya lebat, dan telinganya panjang. Mereka juga diakui sebagai spesies keledai liar terbesar di dunia. 

Lalu fakta menarik apa saja yang dimiliki keledai kiang ini berikut ini adalah : 5 Fakta menarik keledai kiang

1. Keberadaan nya terdesak oleh hewan ternak 

Fakta menarik keledai kiang yang pertama yaitu keberadaan nya terdesak oleh hewan ternak, Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam telah mengklasifikasikan Kiang sebagai spesies yang paling tidak menimbulkan kekhawatiran, yang berarti risiko kepunahannya rendah karena populasi spesies tersebut yang sangat besar. 

Meskipun demikian, tekanan dari peternakan menyebabkan populasi di wilayah tertentu menurun.

Mereka menghadapi persaingan dengan ternak yang dapat membahayakan keberadaan mereka untuk mendapatkan pasokan makanan.

Kurang dari 25 kiang ditemukan di Pakistan, dan kurang dari 100 di Nepal. Sebaliknya, populasi kiang berkembang pesat di tempat-tempat yang tidak bersaing dengan ternak. 

2. Serigala Himalaya menjadi predator utama 

Fakta menarik keledai kiang ke 2 yaitu serigala Himalaya menjadi predator utama, Meskipun kiang hidup di dataran tinggi, mereka tetap menjadi sasaran predator. Selain manusia, serigala Himalaya adalah predator utamanya. 

Karena lebih mudah untuk dimakan, serigala sering kali mengincar rusa yang telah melepaskan diri dari kawanannya.

Alhasil, kiang menjadi hewan kawanan yang jarang terpisah dari anggotanya. Biasanya, betina tertua memimpin kawanan kiang. 

Sumber: