Puluhan Ribu Pemudik Melintas di Jalur Pantura

Puluhan Ribu Pemudik Melintas di Jalur Pantura

MULAI RAMAI. Pemudik arah Jakarta menuju Jawa Tengah maupun Jawa Timur memadati jalan Pantura, Minggu (15/3).-ISTIMEWA-RAKYAT CIREBON

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID, CIREBON - Arus lalu lintas kendaraan pemudik yang melintas di wilayah Cirebon mulai meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Pantauan di lapangan pada Minggu (15/3/2026) sore menunjukkan kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah mulai ramai melintasi jalur utama di Kota Cirebon.

Kendaraan pemudik terlihat melintas di Jalan By Pass Cirebon dengan nomor polisi dari berbagai daerah luar kota. Selain mobil pribadi, kendaraan roda dua dengan barang bawaan yang cukup banyak juga terlihat mendominasi arus lalu lintas menuju wilayah timur Pulau Jawa.

Data dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon mencatat, pada Minggu (15/3/2026) sejak pukul 00.00 hingga 12.00 WIB terdapat 40.366 kendaraan yang melintas dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah melalui wilayah Cirebon. Rata-rata kendaraan yang melintas mencapai 1.682 unit per jam.

Dari hasil pemantauan tersebut, sebagian besar pemudik memilih melakukan perjalanan pada malam hari atau menjelang waktu sahur saat berangkat dari Jakarta. Hal itu membuat gelombang kendaraan pemudik mulai terlihat ramai ketika memasuki wilayah Cirebon pada pagi hari.

BACA JUGA:Turun Rp5.000! Cek Harga Emas Terbaru Hari Ini Senin, 16 Maret 2026.

BACA JUGA:Promo Update Ramadan Makin Hemat Alfmart Periode 13-18 Maret 2026. Astor Hanya Rp22.900!

Kepala Dishub Kota Cirebon Andi Armawan melalui Kepala Bidang Keselamatan dan Teknik Sarana Dishub Kota Cirebon Nafikin menyampaikan, lonjakan kendaraan paling tinggi terjadi pada pagi hari.

“Rata-rata paling banyak ini melintas di pukul 05.00 sampai 08.00 WIB. Rata-rata per jam mencapai sekitar 5.000 kendaraan, dengan didominasi kendaraan bermotor dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah,” ujar Nafikin.

Namun, menurutnya, menjelang siang hari jumlah kendaraan yang melintas di wilayah Kota Cirebon mulai berkurang.

"Rata-rata kendaraan yang melintas turun menjadi sekitar 3.000 unit per jam, meskipun kendaraan roda dua masih mendominasi arus lalu lintas," ucapnya.

Dishub Kota Cirebon juga mencatat adanya perbedaan jumlah kendaraan yang melintas antara hari Sabtu dan Minggu. Berdasarkan hasil traffic counting di Posko Dishub yang berada di Jalan Brigjen Dharsono, jumlah kendaraan yang melintas pada Sabtu (14/3/2026) tercatat lebih tinggi.

BACA JUGA:Promo Terbaru Alfamart Spesial Nyepi Periode 16-18 Maret 2026. Sonia Tepung Terigu Hanya Rp13.500!

BACA JUGA:Klasemen Liga Inggris: Pekan ke-30, Arsenal Perlebar Jarak Di Puncak Dari City, MU, dan Villa

Pada hari tersebut, sebanyak 54.822 kendaraan tercatat melintas dengan rata-rata 2.284 kendaraan per jam. Dari jumlah tersebut, sepeda motor mendominasi dengan total 42.171 unit, disusul mobil pribadi sebanyak 8.414 unit, angkutan barang 3.532 unit, dan angkutan umum 705 unit.

Nafikin mengungkapkan, peningkatan volume kendaraan ini menunjukkan mulai meningkatnya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menuju wilayah Jawa Tengah dan daerah sekitarnya melalui jalur Cirebon.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, jumlah kendaraan yang melintas tahun ini mengalami peningkatan cukup signifikan.

“Pada H-7 Lebaran 2025 tercatat sebanyak 29.200 kendaraan yang melintas, sedangkan pada H-7 Lebaran 2026 meningkat menjadi 54.822 kendaraan. Artinya terjadi kenaikan sebesar 87,75 persen atau hampir dua kali lipat dibandingkan tahun lalu,” ungkapnya.

Untuk memastikan kelancaran arus mudik, Dishub Kota Cirebon terus melakukan pemantauan arus lalu lintas melalui posko monitoring serta berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar tetap mematuhi rambu lalu lintas, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, serta beristirahat apabila merasa lelah selama perjalanan.

BACA JUGA:Tabel KUR Mandiri 2026: Pinjaman Rp 100-500 Juta, Cicilan Ringan Dengan Bunga Efektif 6%

BACA JUGA:Klasemen Liga 1: Pekan ke-25, Persib Makin Nyaman Dipuncak, Borneo FC Rebut Peringkat Kedua Dari Persija

Sementara itu, peningkatan volume kendaraan juga terjadi di ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali). Lonjakan kendaraan mulai terlihat sejak Sabtu (14/3/2026) dengan peningkatan sekitar 75 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Sustainability Management & Corporate Communications Department Head Astra Infra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo mengatakan, peningkatan kendaraan juga masih terjadi pada Minggu (15/3/2026).

“Pada Minggu 15 Maret, dari pukul 00.00 sampai 12.00 WIB jumlah kendaraan yang melintas meningkat sekitar 14,4 persen dibandingkan waktu yang sama pada hari Sabtu,” jelasnya.

Selain itu, sekitar 10 ribu kendaraan tercatat melintas dari arah Cikopo menuju Jakarta. Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai sekitar 11 ribu kendaraan pada periode waktu yang sama.

Meski demikian, secara keseluruhan volume lalu lintas di ruas Tol Cipali tetap mengalami peningkatan.

“Secara keseluruhan volume lalu lintas di ruas Tol Cipali meningkat sekitar 7,4 persen dibandingkan volume pada jam yang sama di hari Sabtu,” kata Ardam.

BACA JUGA:3 Rekomendasi Tahu Gejrot Enak di Cirebon, Kanoman Paling Rame!

BACA JUGA:Akankah Era John Herdman Ada Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Terbaru?

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Astra Infra Tol Cipali juga memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30 persen bagi pengguna jalan tol.

“Diskon tarif arus mudik sebesar 30 persen diberlakukan mulai Minggu 15 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga Senin 16 Maret 2026 pukul 24.00 WIB untuk perjalanan menerus dari Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Semarang atau Gerbang Tol Kalikangkung,” terangnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan momentum diskon tarif tersebut dengan merencanakan perjalanan mudik lebih awal sehingga dapat menghindari puncak arus mudik.

“Dengan pengaturan waktu perjalanan yang tepat, kami berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik yang lebih nyaman, aman, dan lancar di sepanjang ruas Tol Cipali,” pungkasnya.

Sumber:

Berita Terkait