RSDGJ Kembali Buka Rawat Jalan Mulai 25 Maret
PELAYANAN. Pegawai RSD Gunung Jati (pakai jas oranye) sedang melayani masyarakat yang hendak berobat di RSD Gunung Jati, Rabu (25/3).-INDAH TRI SUTONO-RAKYAT CIREBON
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID, CIREBON - Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati tetap berjalan normal selama masa libur Lebaran.
Manajemen rumah sakit memastikan bahwa layanan gawat darurat dan rawat inap tetap siaga 24 jam guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang memerlukan penanganan medis.
Sementara itu, layanan rawat jalan yang sempat mengalami penyesuaian jadwal selama libur akan kembali dibuka pada 25 Maret 2026.
Direktur RSD Gunung Jati, dr Katibi menyampaikan, selama periode libur Lebaran yang dimulai pada Rabu, 19 Maret hingga 23 Maret 2026, rumah sakit tetap membuka layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan rawat inap.
Pelayanan tersebut bahkan berlanjut hingga 24 Maret. Sementara itu, pelayanan rawat jalan baru kembali dibuka pada Rabu, 25 Maret 2026.
BACA JUGA:Tidak Ada Perubahan! Harga Emas Antam Hari Ini 26 Maret 2026, Berada di Level Rp 2 Jutaan
“Selama libur Lebaran, kami tetap mengoperasikan layanan IGD dan rawat inap. Untuk rawat jalan, hari ini sudah kembali dibuka,” ujarnya usai peninjauan bersama jajaran Pemerintah Kota yang dipimpin oleh Asisten Daerah, didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia beserta tim, Rabu (25/3).
Ia menjelaskan, sistem pelayanan rumah sakit telah diatur dengan pembagian kelompok kerja. Sejumlah tenaga medis tetap bertugas tanpa mengenal hari libur atau tanggal merah karena telah dijadwalkan sebelumnya. Sementara sebagian lainnya mengikuti jadwal libur atau cuti bersama.
“Tenaga medis yang bertugas di IGD dan ruang rawat inap sudah dijadwalkan jauh hari. Sehingga pelayanan selama libur tetap berjalan optimal,” jelasnya.
Selain itu, kata Katibi, tim Nurse on Duty (NOD) berjaga selama 24 jam secara bergantian, didukung oleh Ketua Tim Kerja Pelayanan Medis guna memastikan layanan tetap maksimal.
"Per 25 Maret 2026, sebagian besar pegawai telah kembali masuk kerja, kecuali mereka yang masih menjalani cuti tahunan," katanya.
Secara keseluruhan, dr Katibi memastikan seluruh pegawai telah siap menjalankan tugas dan memenuhi jam pelayanan masing-masing.
BACA JUGA:Tak Ada Halal Bihalal, Paripurna DPRD Cirebon Diwarnai Protes Anggota Dewan
BACA JUGA:Sidak Hari Pertama Kerja, 46 ASN Pemkab Cirebon Tak Hadir
"Pastinya seluruh pegawai yang hadir dari libur Lebaran siap menjalankan tugas dan memenuhi jam pelayanan masing-masing," tambahnya.
Terkait jumlah kunjungan pasien, ia menyebutkan bahwa pada hari pertama kerja pascalibur Lebaran, volume pasien masih relatif normal. Bahkan cenderung lebih rendah dibandingkan hari biasa, khususnya untuk layanan rawat jalan.
“Untuk hari ini, jumlah pasien masih belum terlalu padat, masih di bawah rata-rata harian,” ungkapnya.
Sementara itu, menurut data yang diperoleh Rakyat Cirebon, rata-rata kunjungan pasien di IGD RSD Gunung Jati selama periode libur Lebaran berkisar antara 90 hingga 115 pasien per hari.
Di tempat yang sama, Staf RSD Gunung Jati, Nurudin Oriza menambahkan, jumlah pasien rawat inap sempat mengalami penurunan menjelang Lebaran. Diduga karena masyarakat memilih merayakan hari raya di rumah. Namun, setelah Lebaran, jumlah pasien kembali normal.
“Pasca-Lebaran, jumlah pasien mulai kembali normal. Mayoritas pasien yang datang didominasi warga sekitar Cirebon, terutama akibat kecelakaan ringan seperti pengendara motor,” ungkapnya.
BACA JUGA:Renovasi Gedung Setda Ditunda, Pemerintahan Akan Tetap Pindah ke GCM
BACA JUGA:DPUTR Hanya Punya Satu Proyek untuk Dilelang
Ia juga menyebutkan, tidak terdapat lonjakan signifikan kasus dari pemudik selama periode tersebut. Sebagian besar pasien yang datang ke IGD mengalami cidera ringan seperti luka lecet atau benturan.
Terkait rujukan pasien, Nurudin menjelaskan bahwa meningkatnya jumlah rujukan ke RSD Gunung Jati juga dipengaruhi oleh terbatasnya layanan di fasilitas kesehatan lain, termasuk puskesmas dan rumah sakit sekitar yang sebagian tenaga spesialisnya sedang cuti.
“Beberapa rumah sakit lain banyak dokter spesialis yang cuti, sehingga pasien dirujuk ke kami,” pungkasnya.
Dengan kesiapan tenaga medis dan sistem pelayanan yang telah terjadwal, RSD Gunung Jati memastikan tetap memberikan layanan optimal bagi masyarakat selama dan setelah masa libur Lebaran. (its)
Sumber: