RAKYATCIREBON.ID, MAJALENGKA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Majalengka bakal menggandeng Pemuda, LSM hingga partai politik atau parpol dalam pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang. Hal itu dilakukan untuk memberikan pendidikan politik sekaligus meningkatkan partisipasi pemilih.
“Kami juga akan menggandeng partai politik, karena parpol punya anggota, konstituen yang penting untuk mendapatkan informasi, dorongan untuk berpartisipasi dalam pemilu,” kata Ketua KPU Majalengka Agus Syuhada, Senin (11/7). Agus meyakini keterlibatan pemilih dalam Pemilu 2024 sangat tinggi lantaran digelar secara serentak. Sementara terkait masa kampanye Pemilu 2024 hanya 90 hari, Agus memastikan tidak masalah. Usulan 90 hari masa kampanye itu demi menghindari konflik sosial dan politik yang berkepanjangan. “Untuk durasi masa kampanye yang 90 hari bukan hal yang baru. Artinya KPU pernah mengusulkan, pemerintah juga pernah mengusulkan dan di DPR memang beragam. Ketua KPU RI mengatakan pertimbangan utama masa kampanye soal pembelahan sosial atau pembelahan politik yang berkepanjangan dan antisipasi keamanan dan sejenisnya,” ujarnya. Sementara itu, Kadivsosparmas dan SDM KPU Majalengka, Cecep Jamaksari mengajak pemilih muda untuk melibatkan diri menjadi bagian dari penyelenggara pemilu. Mulai dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) sampai Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Juga pada bagian pengawasan bisa menjadi Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) hingga Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam). “Akan sangat banyak pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dari setiap tahap yang dijalani, memperluas wawasan tentang pemilu dan pelaksanaanya,” kata Cecep ketika diskusi dengan pemuda dalam live Instagram KPU Majalengka. Negara demokrasi menempatkan pemuda sebagai subjek dari pemerintahan, bukan seperti negara monarki atau negara komunis yang cenderung menempatkan pemuda sebagai objek pemerintahan. Semakin tinggi partisipasi pemuda akan semakin baik kualitas demokrasi di negara tersebut. Keterlibatan pemuda yang sadar pemilu dalam ekosistem digital akan meminimalisir konten-konten negatif di dunia digital. Pemuda juga bisa ikut serta mengawasi proses pemilu di TPS. Kecurangan pemilu bisa juga terjadi saat di TPS. “Pemuda bisa ikut memastikan bahwa tidak ada kecurangan di TPS seperti kecurangan perhitungan suara. Jadi bisa dikatakan, KPU tidak bisa bekerja sendiri. KPU membutuhkan bantuan pemuda untuk ikut serta berpartisipasi dalam mengawal jalannya pemilu 2024,” ujarnya. (hsn)KPU Antisipasi Konflik Berkepanjangan
Selasa 12-07-2022,13:00 WIB
Reporter : Rekriyan daniswara
Editor : Rekriyan daniswara
Kategori :
Terkait
Senin 27-10-2025,22:30 WIB
Suara Hilang 3.127, Eep Hidayat Soroti Lemahnya Sanksi DKPP untuk Komisioner KPU Majalengka
Kamis 09-02-2023,15:00 WIB
Bawaslu Majalengka Proses Laporan Eks Peserta Tes PPS
Kamis 20-10-2022,05:00 WIB
KPU Majalengka Gelar Verifikasi Faktual Parpol
Senin 10-10-2022,05:00 WIB
Bawaslu Nyatakan KPU Majalengka Salah
Selasa 12-07-2022,13:00 WIB
KPU Antisipasi Konflik Berkepanjangan
Terpopuler
Kamis 04-06-2026,16:13 WIB
Salurkan Bantuan PIP untuk Ribuan Siswa, PKS Tegaskan Tak Ada Potongan
Kamis 04-06-2026,16:12 WIB
Oknum Penyidik yang Dilaporkan ke Propam Disanksi Demosi Satu Tahun
Kamis 04-06-2026,16:00 WIB
Langkah-langkah Cek Bansos PKH dan BPNT Cair via Aplikasi Resmi
Kamis 04-06-2026,17:23 WIB
Satpol PP Dorong Pembentukan Satgas Khusus untuk Tegakkan Perda KTR
Kamis 04-06-2026,15:30 WIB
Cara Mudah Mengaktifkan VPN Online di HP dan Laptop Tanpa Ribet
Terkini
Jumat 05-06-2026,13:00 WIB
Kawal Swasembada Gula 2027, PG HGU Jatitujuh Subang Targetkan Produksi 38 Ribu Ton Gula
Jumat 05-06-2026,09:57 WIB
Promo Indomaret Minggu Ini 4 - 10 Juni 2026: Minyak Goreng, Susu, & Kebutuhan Pokok Mulai Rp3.000!
Jumat 05-06-2026,09:56 WIB
Promo Indomaret Double Date 6.6: Serba Gratis Beli 1 Gratis 1 & Hemat S.D 50% Hanya 3 Hari!
Jumat 05-06-2026,07:22 WIB
Kasatpol PP: Perda KTR, Ruh-nya di Dinkes
Jumat 05-06-2026,06:06 WIB